Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

UPDATE: Hari Ini Sembilan Warga Kabupaten Bangka Terpapar Covid-19 

Hari ini, Jumat (14/5/2021), sebanyak sembilan Warga Kabupaten Bangka dinyatakan positif terpapar Covid-19. Pada hari yang sama 50 warga Bangka

Darwinsyah/BangkaPos
Ilustrasi Virus Corona Baru 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Hari ini, Jumat (14/5/2021), sebanyak sembilan Warga Kabupaten Bangka dinyatakan positif terpapar Covid-19. Pada hari yang sama 50 warga Bangka dinyatakan sembuh alias bebas Virus Corona.  

"Jadi jumlah total pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Bangka sebanyak 3.342 orang, sedangkan pasien yang sembuh ada 2.978 orang jadi ada 309 orang saat ini menjalani isolasi dan karantina di mess dan rumah sakit yang disediakan Pemkab Bangka dan isolasi mandiri," kata Boy Yandra, Jubir Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka, Jumat (14/05/2021) sore.

Ditambahkannya dari 309 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 saat ini terbanyak ada di Kecamatan Sungailiat 153 orang, Kecamatan Pemali 98 orang, Kecamatan Belinyu 30 orang dan Mendobarat 22 orang.

"Untuk jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang menjalani isolasi dan karantina di dua Mess dan 5 rumah sakit yang disiapkan Pemkab Bangka dan isolasi mandiri ada 309 orang," ujar Boy.

Ditambahkannya, untuk saat ini ada 6 kelurahan berstatus zona merah, yaitu Kelurahan Belinyu Kecamatan Belinyu dan Kelurahan Sungailiat, Srimenanti, Parit Padang, Bukit Betung dan Kenanga di Kecamatan Sungailiat.

"Untuk Kecamatan Sungailiat ini sudah disiapkan sebanyak 197 tempat tidur untuk persiapan tempat Isolasi mandiri di empat lokasi , semoga upaya PPKM Mikro untuk Kecamatan Sungailiat ini bisa terlaksana dengan baik," tukas Boy.

Sedangkan 4 desa masuk zona merah, yakni Desa Karya Makmur, Desa Pemali, Desa Airuai Kecamatan Pemali dan Desa Bukit Layang Kecamatan Bakam.

"Jadi ada 10 kelurahan dan desa sudah menyiapkan tempat isolasi dan karantina bagi pasien positif  Covid-19 di kelurahan dan desa masing-masing sebagai upaya PPKM Mikro dalam rangka memutuskan mata rantai penyebaran penularan wabah Covid-19 di Kabupaten Bangka," ujarnya.

Dilanjutkannya, untuk tempat isolasi dan karantina di Mess Melati semula ada 14 tempat tidur saat ini ditambah 16 tempat tidur jadi ada 30 tempat tidur, sedangkan Mess Anggrek ada 15 tempat tidur, sehingga total ada 45 tempat tidur.

" Ini sebagai salah satu upaya untuk membantu memutuskan mata rantai penyebaran penularan wabah Covid-19 di Kabupaten Bangka. Jadi bagi warga yang saat ini isolasi mandiri maka bisa ditampung di dua Mess ini sehingga menjadi isolasi terpusat di satu tempat," harap Boy.

Halaman
12
Penulis: edwardi
Editor: Fery Laskari
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved