Breaking News:

Inilah 13 Tradisi Unik Lebaran Idul Fitri Masing-masing Daerah, yang Dilakukan Turun Temurun

Inilah 13 unik warga di sejumlah daerah Indonesia merayakan Idul Fitri, yang berbeda-beda masing-masing tempat.

Editor: Alza Munzi
Dok. Bangka Pos
Nganggung peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kampung Meleset, Sabtu (9/11/2019) 

6. Festival Tumbilotohe di Gorontalo

Festival Tumbilotohe ini berasal dari Gorontalo dan merupakan tradisi dimana para warga Gorontalo akan menyalakan lampu yang berbahan minyak tanah yang nantinya bakal menerangi sepanjang jalan di kota Gorontalo.

Tujuannya sebenarnya yaitu untuk menerangi jalan agar warga desa bisa dengan mudah melaluinya saat membagi-bagikan zakat.

Biasanya, tradisi ini juga dimeriahkan dengan tabuhan bedug dan meriam dari bambu.

7. Ngejot di Bali

Tradisi  umat Muslim di Pulau Dewata ini merupakan tradisi yang dilakukan setiap tahun ini bertujuan menciptakan hubungan yang harmonis antar umat beragama di Bali. 

Dalam kegiatan ini umat muslim akan membagi-bagikan makanan bagi semua warga tanpa membedakan agama yang dianutnya.

Tradisi Ngejot juga sering dilakukan oleh umat Hindu di Bali saat mereka merayakan hari besar agama Hindu.

8. Ronjok Sayak di Bengkulu

Masyarakat Bengkulu percaya bahwa api merupakan penghubung antara manusia dengan leluhur mereka melahirkan tradisi Lebaran bernama Ronjok Sayak atau yang dikenal juga dengan Bakar Gunung Api.

Tradisi ini sudah dilakukan selama ratusan tahun oleh Suku Serawai dan selalu dilakukan saat malam takbiran.

Biasanya Suku Serawai akan menyusun batok-batok kelapa hingga menjulang tinggi lalu kemudian dibakar di depan rumah masing-masing.

9. Festival Meriam Karbit di Pontianak

Tradisi yang dilakukan oleh penduduk Pontianak ini sudah dijalankan selama 200 tahun lebih.

Festival Meriam Karbit sendiri menggunakan meriam yang terbuat dari bambu besar dan diletakkan di pinggir Sungai Kapuas.

Menjelang malam takbiran, para warga Pontianak akan berkumpul di sekitar pinggir sungai untuk menyalakan meriam-meriam besar tersebut sebagai tanda datangnya hari kemenangan.

10. Batobo di Riau

Tradisi Batobo merupakan kegiatan penduduk Riau yang mudik ke kampung halamannya akan disambut meriah oleh keluarga dan bahkan oleh warga desa.

Mereka akan diarak sambil diiringi pukulan rebana menuju tempat buka bersama.

Biasanya tradisi ini juga diisi dengan pengajian dan lomba baca Alquran, dimana hadiahnya berasal dari para pemudik yang pulang kampung tersebut.

11. Meugang di Aceh

Tradisi Meugang yang berasal dari Aceh ini biasanya dilakukan setiap tahun menjelang Idulfitri.

Tradisi Meugang sendiri biasanya dilakukan oleh semua warga di sebuah kampung.

Dimana mereka akan berkumpul di masjid untuk memasak daging dan menyantapnya bersama-sama.

Selain itu, daging yang ada juga biasanya dibagikan kepada sesama yang membutuhkan sebegai bentuk saling berbagai di bulan Ramadan. Tradisi ini juga dilakukan saat perayaan Idul Adha.

12. Pukul Sapu di Maluku Tengah

Tradisi yang dilakukan oleh penduduk Leihitu, Maluku Tengah ini bisa dibilang cukup ekstrem.

Tradisi yang digelar pada hari ketujuh Lebaran ini biasanya dilakukan oleh perwakilan pria dari masing-masing desa yang meliputi desa Morella dan desa Mamala.

Para perwakilan dari masing-masing desa akan berkumpul di halaman masjid besar dan mereka akan saling memukul punggung satu sama lain menggunakan lidi dari pohon enau.

Tradisi ini berlangsung selama sekitar 30 menit dan biasanya akan membuat kulit sobek hingga berdarah-darah.

13. Kenduri Makam di Aceh

Tradisi yang turun-temurun dilakukan oleh warga Desa Pasi di Kabupaten Aceh Barat ini diperingati di hari ke-12 setelah perayaan Hari Raya Idul Fitri.

Warga akan melakukan ziarah dan makan kenduri bersama di lokasi pemakaman tempat keluarga dikebumikan.

Orang yang menghadiri ritual kenduri membawa beraneka macam masakan nasi dan aneka kue khas Aceh untuk dimakan bersama usai rangkaian acara.

(Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved