Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

UPDATE Pasien Positif Covid-19 Asal Air Jukung Belinyu Meninggal Dunia

Kabupaten Bangka hari ini, Sabtu (15/05/2021) menambah satu orang lagi pasien terkonfirmasi positif Covid-19 meninggal dunia yang ke-57, yakni RA (71)

Darwinsyah/BangkaPos
Ilustrasi pemakaman pasien positif Covid-19 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Kabupaten Bangka hari ini, Sabtu (15/05/2021) menambah satu orang lagi pasien terkonfirmasi positif Covid-19 meninggal dunia yang ke-57, yakni RA (71), laki-laki warga Kelurahan Air Jukung  Kecamatan Belinyu.

Dengan demikian pada hari ini tercatat ada dua pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang meninggal dunia.

Sebelumnya satu orang pasien terkonfirmasi positif Covid-19 meninggal dunia, yakni MJ (50), laki-laki warga Desa Jade Bahrin Kecamatan Merawang.

"Pasien MJ (52) dirawat dan meninggal dunia di RSUP Ir.Soekarno Desa Air Anyir Kecamatan Merawang, Jumat (14/05/2021) pukul  19.09 WIB," kata Boy Yandra Jubir Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka, Sabtu (15/05/2021) pagi. 

Sedangkan Pasien RA (71) masuk rumah sakit RSBT Pangkalpinang Jumat, 14 Mei 2021 pukul 21.00 WIB dan meninggal dunia Jumat, 14 Mei 2021 pukul 23:30 WIB.

Ditambahkannya, pasien memiliki penyakit bawaan atau komorbid CAD  dan DM lalu hasil Swab Antigen positif Covid-19.

'Rencananya almarhum akan  dikebumikam TPU Belinyu pagi ini," kata Boy Yandra.

Menurutnya, jadi jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang meninggal dunia sampai saat ini di Kabupaten Bangka menjadi 57 orang.

Boy Yandra meminta agar masyarakat selalu melaksanakan 3M dengan baik, jaga diri dan keluarga anda dari penularan wabah covid-19, bila tidak perlu keluar rumah sebaiknya stay at home.

"Di mana terbanyak Kecamatan Sungailiat 25 orang, Pemali 6 Orang dan Belinyu 8 orang , Mendo Barat 5 orang, Puding Besar 3 orang , Riau Silip 3 orang, Merawang 3 orang dan Bakam 4 orang," kata Boy Yandra.

Boy Yandra mengimbau kepada masyarakat untuk selalu melaksanakan prokes 3M dengan baik, yakni memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

"Kami berharap kepada masyarakat yang merayakan lebaran Idul Fitri jangan sampai banyak berkumpul atau berkerumun , rayakan lebaran dengan cara sederhana saja untuk menghindari terjadinya penyebaran penularan wabah Covid-19 yang lebih cepat," harap Boy Yandra.

Ia menyarankan bila ada anggota keluarga sakit atau demam segera melaporkan ke puskesmas atau pelayanan kesehatan terdekat sehingga memudahkan pemutusan mata rantai penyebaran penularan wabah Covid-19.

(Bangkapos.com/Edwardi)

Penulis: edwardi
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved