Breaking News:

Dermaga Desa Tanjung Pura Ramai Oleh Wisatawan, Petugas Larang Akses Penyebrangan

Sejumlah wisatawan yang hendak berlibur dan berkemah di pulau Nangka, pulau Begadeng dan pulau Pelepas terpaksa diberhentikan dan dilarang oleh petuga

Penulis: Magang2
Editor: nurhayati

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Sejumlah wisatawan yang hendak berlibur dan berkemah di pulau Nangka, pulau Begadeng dan pulau Pelepas terpaksa diberhentikan dan dilarang oleh petugas.

Tim Gabungan yang terdiri dari Bhabinkamtibmas, Polsek Sungaiselan,Koramil, Perangkat Desa dan Kecamatan, melarang wisatawan yang hendak menyebrang dari dermaga Tanjung Pura ke sejumlah pulau tersebut.

Hal tersebut dilakukan dalam rangka menindaklanjuti surat edaran Bupati Bangka Tengah nomor : 400/1168/DINBUDPARPORA/2021 tentang upaya pencegahan dan pengendalian penularan covid-19 selama liburan hari raya idul fitri 1442 H.

Kapolsek Sungaiselan, Iptu Muhammad Boy Akbar menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dilakukan selama 24 jam penuh dari tanggal 12 hingga 16 Mei 2021 esok.

Akibatnya, sejumlah wisatawan yang datang dari Air Mesu, Kace, Penagan, Sungaiselan dan lain-lain terpaksa harus kembali dengan rasa kecewa.

Sobirin (72), wisatawan asal desa Sungaiselan menyampaikan bahwa ia cukup kecewa dengan hal tersebut.

Ia bersama dengan anak, menantu dan cucu-cucunya menempuh perjalanan hampir 2 jam lamanya namun gagal pergi liburan dan berkemah di pulau Nangka.

Dirinya mengaku tidak tau dengan aturan tersebut, karena tahun lalu perjalanan ke pulau Nangka masih diperbolehkan.

"Tahun lalu boleh, kami enggak tau kalo tahun ini dilarang, baru dengar infonya," ucap Sobirin.

(Arya Bima Mahendra)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved