Breaking News:

Virus Corona

Di India, Sinyal 5G Dianggap Pemicu Naiknya Kasus Covid-19, Fakta Sebenarnya Terungkap

India Menekankan Jaringan 5G Tidak Menyebabkan Covid-19 di Negara Itu Karena Mereka Bahkan Tidak Memiliki 5G

Penulis: Teddy Malaka (CC) | Editor: Teddy Malaka
AFP via tribuntimur
Jenazah korban keganasan covid-19 bergelimpangan dan dikremasi di India (AFP via tribuntimur) 

BANGKAPOS.COM -- India Menekankan Jaringan 5G Tidak Menyebabkan Covid-19 Di Negara Itu Karena Mereka Bahkan Tidak Memiliki 5G.

Bahkan setelah lebih dari 2 tahun hidup dengan pandemi Covid-19, nampaknya masih banyak informasi yang keliru dan mitos tentang virus yang masih dipercaya masyarakat di seluruh dunia.

Salah satu teori konspirasi paling menggelikan tentang Covid-19 yang sebagian orang masih percaya adalah bahwa jaringan 5G menyebabkan penyebaran virus.

Sayangnya, banyak yang masih percaya pada teori konspirasi ini sampai-sampai pihak berwenang harus mengambil tindakan dan mengeluarkan pernyataan untuk menyanggahnya.

India baru-baru ini melakukan hal itu, di mana pernyataan Departemen Telekomunikasi negara itu mengecam 'beberapa pesan menyesatkan' yang beredar di berbagai platform media sosial yang mengklaim bahwa 'gelombang kedua virus corona disebabkan oleh pengujian menara seluler 5G'.

Dalam pernyataan itu, Departemen tidak hanya menekankan bahwa gagasan jaringan 5G yang menyebabkan Covid-19 sebagai omong kosong mutlak,

tetapi juga menunjukkan bahwa India hanya menyetujui uji coba 5G pada 4 Mei 2021 dengan pengujian jaringan hanya dimulai setelah beberapa bulan.

Benar, jaringan 5G tidak mungkin menyebabkan kasus Covid-19 melonjak di India karena mereka bahkan tidak memiliki jaringan 5G yang beroperasi di negara tersebut.

Berbicara tentang informasi yang salah tentang pandemi, The Register melaporkan bahwa pemerintah India telah memperkenalkan Pedoman Perantara baru dan Kode Etik Media Digital yang memungkinkan mereka untuk memerintahkan penghapusan konten dan mewajibkan penyedia layanan internet untuk mengidentifikasi identitas pengguna.

Lebih lanjut, pemerintah India juga telah memerintahkan beberapa akun media sosial untuk dibongkar karena menyebarkan informasi yang salah.

Apa pendapat kalian tentang langkah yang dilakukan oleh pemerintah India? Bagikan pemikiran Anda dengan kami di komentar. (*)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved