Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

UPDATE Jumlah Pasien Positif Covid-19 Meninggal Dunia di Kabupaten Bangka Bertambah Satu Orang

Jumlah pasien Covid yang meninggal dunia di Kabupaten Bangka hari ini, Sabtu (15/05/2021) malam bertambah satu orang.

Penulis: edwardi | Editor: nurhayati
Ist/Boy Yandra
Proses pemakaman pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang meninggal dunia. 

BANGKAPOS.COM , BANGKA --  Jumlah pasien Covid yang meninggal dunia di Kabupaten Bangka hari ini, Sabtu (15/05/2021) malam bertambah satu orang.

Pasien  yang meninggal dunia tersebut, yakni A (59), laki-laki warga Kelurahan Air Jukung Kecamatan Belinyu memiliki komorbid DM tipe 2.

"Pemakaman jenazah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 ke 58 di Kabupaten Bangka atas nama A (59), laki-laki warga Kelurahan Air Jukung Kecamatan Belinyu, telah selesai dilaksanakan pada pukul 20.15 WIB di TPU Kelekak Taru Kecamatan Belinyu," jelas Boy Yandra, Juru Bicara Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka, Minggu (16/05/2021) pagi. 

Menurut Boy, sebelum dimakamkan dengan didahului pelaksanaan salat henazah di Masjid Nurul Hidayah Kelurahan Air Jukung Kecamatan Belinyu dengan penerapan Protokol Kesehatan SOP Covid-19.

"Pemakaman dilaksanakan oleh Satgas Covid-19 Kelurahan Air Jukung dengan dibantu Satgas Covid-19 Kecamatan Belinyu serta tim Puskesmas Belinyu, masyarakat, keluarga dan  lainnya," kata Boy Yandra.

Ia meminta agar warga selalu melaksanakan menjaga diri dan keluarga anda dari penularan wabah covid-19, bila tidak perlu keluar rumah sebaiknya stay at home.

Dengan meninggalnya satu pasien Covid-19 ini jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang meninggal dunia sampai saat ini di Kabupaten Bangka menjadi 58 orang.

"Di mana terbanyak Kecamatan Sungailiat 25 orang, Pemali 6 Orang dan Belinyu 9 orang , Mendo Barat 5 orang, Puding Besar 3 orang , Riau Silip 3 orang, Merawang 3 orang dan Bakam 4 orang," kata Boy Yandra.

Boy Yandra mengimbau kepada masyarakat untuk selalu melaksanakan prokes 3M dengan baik, yakni memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan.

"Kami berharap kepada masyarakat yang merayakan lebaran Idul Fitri jangan sampai banyak berkumpul atau berkerumun , rayakan lebaran dengan cara sederhana saja untuk menghindari terjadinya penyebaran penularan wabah Covid-19 yang lebih cepat," harap Boy Yandra.

Untuk itu, bila ada anggota keluarga sakit atau demam segera melaporkan ke puskesmas atau pelayanan kesehatan terdekat sehingga memudahkan pemutusan mata rantai penyebaran penularan wabah Covid-19.

(Bangkapos.com/Edwardi)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved