Breaking News:

Berita Bangka Tengah

Wisatawan Dilarang Menyeberang, Atok Isat Kehilangan Pendapatan Tambahan Jutaan Rupiah Per Hari

Sejumlah nelayan di desa Tanjung Pura, Sungaiselan, Bangka Tengah Kehilangan pendapatan tambahan dimusim lebaran.

Penulis: Magang2
Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra
Atok Isat (63) Sedang Menguras Perahu Miliknya di Bawah Dermaga Tanjung Pura, Sungaiselan, Bangka Tengah. 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Sejumlah nelayan di desa Tanjung Pura, Sungaiselan, Bangka Tengah Kehilangan pendapatan tambahan dimusim lebaran karena adanya larangan liburan disejumlah tempat wisata di Bangka Tengah.

Dalam upaya pencegahan dan pengendalian penularan covid-19 selama liburan hari raya idul fitri 1442 H, Bupati Bangka Tengah menerbitkan surat edaran Nomor 400/1168/DINBUDPARPORA/2021 yang salah satunya mengatur tentang penutupan sejumlah tempat wisata di Bangka Tengah.

Akibatnya sejumlah sektor sangat terdampak dengan kebijakan tersebut.

Beberapa tempat wisata di Bangka Tengah dijaga oleh petugas demi mencegat orang-orang yang hendak pergi berwisata.

Salah satunya adalah Pulau Nangka yang merupakan tempat wisata yang sering dijadikan sebagai lokasi camping oleh sejumlah wisatawan.

Tidak banyak yang menyangka bahwa Pulau Nangka juga harus ditutup, mengingat tempat wisata tersebut terbilang belum diketahui oleh banyak orang.

Akibatnya banyak wisatawan yang terlanjur kecewa karena dicegat oleh petugas yang melarang mereka menyebrang.

Selain itu, penutupan tempat wisata juga berdampak kepada elemen masyarakat lainnya, diantaranya nelayan.

Isat (63) terpaksa kehilangan pendapatan tambahan karena perahu yang biasanya ia sewakan untuk wisatawan kini sudah tidak bisa lagi.

Perahu tua yang sudah berumur lebih dari 8 tahun tersebut biasanya ia gunakan pergi melaut dan mencari ikan.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved