Breaking News:

Berita Pangkalpinang

923 Orang Keluar dan Masuk Babel Lewat Bandara Depati Amir di Masa Larangan Mudik

Penumpang yang melakukan perjalanan pada masa peniadaan mudik melalui Bandara Depati Amir dengan melampirkan syarat ada sebanyak 923 orang.

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: El Tjandring
(Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)
Executive General Manager PT Angkasa Pura II (Persero) Bandara Depati Amir (BDA) Pangkalpinang, Muhammad Syahril. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Terdata penumpang yang melakukan perjalanan pada masa peniadan mudik dengan melampirkan syarat yang berlalu ada sebanyak 923 per tanggal 6 -16 Mei 2021 di Bandara Depati Amir Pangkalpinang.

Dengan rincian penumpang berangkat sebanyak 420 orang dan penumpang datang sebanyak 503 orang.

Sesuai surat edaran Satgas Penanganan Covid-19, SE 12 Tahun 2021, SE 13 Tahun 2021 dan Addendum SE 13 Tahun 2021, pada tanggal 18 Mei - 24 Mei 2021 kembali memasuki masa pengetatan mudik.

Executive General Manager PT Angkasa Pura II (Persero) Bandara Depati Amir (BDA) Pangkalpinang, Muhammad Syahril memprediksi pada masa pengetatan mudik nanti akan ada peningkatan jumlah penumpang.

Pasalnya, pelaku perjalanan tidak perlu melampirkan surat keterangan bepergian seperti saat peniadaan mudik.

Hanya perlu melampirkan ketentuan dokumen perjalanan hasil negatif PCR atau rapid test antigen 1x24 jam atau hasil negarif GeNose sebelum keberangkatan.

"Di keluarkan SE (penumpang wajib rapid test antigen ulang yang tiba di Bangka-red), ini dalam rangka menghindari penambahan angka atau orang terpapar Covid-19, prediksi kami jumlah penumpang akan ada peningkat yang sangat signifikan karena jumlah penerbangan akan kembali normal (dibandingkan saat peniadaan mudik-red)," ujar Syahril.

Lebih lanjut, ia menyebutkan dalam mengantisipasi peningkatan jumlah penumpang usai peniadaan mudik, pihak Bandara Depati Amir Pangkalpinang akan meningkatkan pelayanan.

"Kami jam operasional pada tanggal 6-17 Mei 2021, dari jam 08.00 WIB - 14.00 WIB siang. Kami tingkatkan dari jam 07.00 WIB - 18.00 WIB sore, kembali lagi sebelum pengetatan masa mudik lebaran. Posko monitoring ini akan stay sampai tanggal 24 Mei sesuai arahan Kementerian Perhubungan," kata Syahril.

Bangkapos.com/Cici Nasya Nita

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved