Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Aturan Baru, Setiap Penumpang Masuk Bangka Belitung Wajib Rapid Test Antigen Ulang

gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman, berlakukan rapid test antigen ulang untuk setiap orang yang masuk Babel melalui Bandara Depati Amir.

Bangkapos.com/Riki Pratama
Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman, ketika mendatangi Bandara Depati Amir, memimpin apel bersama dalam upaya melaksanakan kebijakan berkaitan rapid test antigen ulang untuk setiap penumpang yang tiba di Babel, Senin (17/5/2021) di Bandara Depati Amir. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Tim Satgas Covid-19 Provinsi Bangka Belitung melakukan apel bersama untuk melaksanakan kebijakan gubernur berkaitan rapid test antigen ulang untuk setiap orang yang masuk Babel melalui Bandara Depati Amir mulai Senin (17/5/2021).

Apel dilakukan bersama Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman, yang menjelaskan tujuan diberlakunya tes ulang rapid test antigen ke setiap penumpang sesuai surat edaran (SE) nomor: 550 /0315/Dishub tentang antisipasi perjalanan masyarakat yang akan memasuki wilayah Provinsi Bangka Belitung.

Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman, mengatakan, kebijakan yang ia keluarkan merupakan kebijakan bersama, dalam upaya mengantisipasi lonjakan kasus Covi-19 pascalebaran Idul Fitri.

Menurutnya, kebijakan ini muncul ketika rapat yang ia lakukan pada Sabtu kemarin di sela-sela waktu olahraga bersama unsur forkopimda membahas berkenaan kasus Covid-19.

"Pada hari ini kami membuat suatu kebijakan dalam menanggapi dan mengantisipasi arus balik pasca mudik," kata Erzaldi kepada Bangkapos.com, di Bandara Depati Amir, Senin (17/5/2021).

“Kami membuat kebijakan setiap masyarakat menggunakan fasilitas bandara dan pelabuhan harus melalui proses swab antigen ulang, sekalipun mereka sudah memiliki surat perjalanan sehat antigen atau GeNose.”

Ia mengatakan, kebijakan tersebut dilakukan semata-mata untuk menekan penyebaran Covid-19 agar dapat terkendali sebaik-baiknya dan masyarakat dapat melaksanakan aktivitas ekonomi dengan baik dan tertib seperti biasa.

"Tes ini dilakukan tanpa dipungut bayaran jadi masyarakat yang datang baik ke Bangka dan Belitung akan kita lakukan proses swab antigen ulang.”

“Langsung dilakukan di bandara sementara saat ini kami siapkan 10 ribu rapid test antigen, nanti akan kita tambah lagi dan hari ini sudah disebarkan ke semua pelabuhan, bandara yang ada di Babel," katanya.

Kemudian, apabila nantinya terdapat penumpang positif Covid-19 usai dilakukan rapid test antigen ulang, Erzaldi mengatakan tim Satgas akan melakukan karantina terhadap penumpang yang bersangkutan.

"Apabila ada positif akan dibawa ke wisma karantina. Untuk kebijakan ini kami belum bisa mentukan sampai kapan yamg pasti Babel ini kasusnya naik, mengambil kebijakan ini nanti ada evaluasi untuk beberapa waktu berjalan," katanya.

Dia menegaskan rapid test antigen wajib dilakukan untuk setiap penumpang yang datang ke Babel, bila menolak ada sanksi diberikan nantinya.

"Sifatnya wajib, ada sanksi sesuai peraturan daerah kita,"katanya.

(Bangkapos/Riki Pratama)

Penulis: Riki Pratama
Editor: El Tjandring
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved