Breaking News:

Konflik Israel Palestina

Joe Biden Hubungi Perdana Menteri Israel, Konflik di Jalur Gaza Masih Tegang, Banyak Korban Tewas

Joe Biden Hubungi Perdana Menteri Israel, Konflik di Jalur Gaza Masih Tegang, Banyak Korban Tewas

Editor: Teddy Malaka
MOHAMMED ABED / AFP
Asap mengepul dari serangan udara Israel di kompleks Hanadi di Kota Gaza, yang dikendalikan oleh gerakan Hamas Palestina, pada 11 Mei 2021. (MOHAMMED ABED / AFP) 

Beberapa orang menyatakan negara sebesar AS seharusnya tidak mendukung Israel yang disebut seluruh dunia sebagai 'negara teroris'.

Dilansir dari bbc.com pada Minggu (16/5/2021), setidaknya 139 orang telah tewas di Gaza dan sembilan di Israel sejak pertempuran dimulai pada hari Senin.

Israel mengatakan puluhan militan termasuk di antara yang tewas di Gaza.

Sementara pejabat kesehatan Palestina mengatakan hampir setengah dari korban adalah wanita dan anak-anak.

Gejolak konflik selama enam hari terakhir terjadi setelah berminggu-minggu ketegangan Israel-Palestina yang meningkat di Yerusalem Timur, yang memuncak menjadi bentrokan di sebuah situs suci yang dihormati oleh umat Muslim dan Yahudi.

Hamas mulai menembakkan roket setelah memperingatkan Israel untuk menarik diri dari situs tersebut, memicu serangan udara balasan.

Tiga belas orang tewas di Jalur Gaza pada hari Sabtu, dengan 10 orang tewas akibat serangan udara Israel di sebuah kamp pengungsi di barat Kota Gaza, kata pejabat kesehatan Palestina.

Seorang bayi berusia lima bulan dikatakan satu-satunya yang selamat dari serangan itu.

Bayi iu ditemukan terperangkap di reruntuhan di samping ibunya yang sudah meninggal. Sejumlah orang juga dilaporkan hilang.

Akram Farouq (36) lari keluar dari rumahnya di Jalur Gaza bersama keluarganya.

Halaman
123
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved