Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Satgas Covid Bangka Tengah Lakukan Rapid Tes Antigen Warga Masuk Melalui Jalur Tikus

Kepala Sekretariat Satgas Covid-19 Kabupaten Bangka Tengah, Yudi Sahbara terus melakukan pengawasan ketat akses keluar masuk Pulau Bangka

Dok/Yudi
Kepala Sekretariat Satgas Covid-19 Kabupaten Bangka Tengah, Yudi Sahbara saat melakukan pengawasan fi tempat wisata berasama Kapolres dan pihak lainnya. 

BANGKAPOS.COM,BANGKA -- Menindaklanjuti kebijakan Gubernur Bangka Belitung sesuai  surat edaran (SE) nomor: 550 /0315/Dishub, Kepala Sekretariat Satgas Covid-19 Kabupaten Bangka Tengah, Yudi Sahbara terus melakukan pengawasan ketat akses keluar masuk Pulau Bangka, khususnya melalui pelabuhan tikus yang ada di Bangka Tengah.

Ia mengatakan, pengetatan akses keluar masuk yang dilakukan ini sebagai bentuk antisipasi terjadinya peningkatan kasus Covid-19 di Wilayah  Bangka Belitung, Khususnya Bangka Tengah.

"Seperti diketahui kasus covid-19 saat ini terus naik. Kemarin kita sesuai surat edaran bupati juga sudah melakukan pengetatan pengawasan di beberapa titik pelabuhan tikus terkait larangan mudik yang bekerja sama dengan pihak Kepolisian dan pihak terkait lainnya," ungkap Yudi kepada Bangkapos.com, Senin (17/5/2021).

Bahkan kita juga melakukan penutupan tempat wisata di Bangka Tengah. Dan kita juga lakukan pemantuan karena walaupun ditutup kemungkinan ada yang datang, maka secara baik kita sampaikan tidak diperkenankan berlibur tempat wisata," lanjutnya

Menurutnya, sesuai dengan surat edaran saat ini, pihaknya juga akan memperketat akses keluar masuk di jalur pelabuhan tikus dengan melakukan Rapid Tes Antigen kepada warga yang datang dari luar Pulau Bangka.

"Sebenarnya pelabuhan tikus ini bukan pelabuhan angkut orang. Dan rata-rata warga yang keluar ataupun datang dari pelabuban tikus ini tempat tinggalnya memang dua, yakni Sungai Selan dan Sumsel. Tetapi pada saat mereka datang atau masuk tetap kita awasi dengan ketat, yang mana tetap kita lakukan pengetesan rapid antigen. Apabila hasil positif kita akan lakukan swab dan akan karantina di posko-posko terdekat yang memang sudah disiapkan," tegasnya.

Untuk itu, saat ini pihaknya juga telah menyiapkan posko penangan covid-19 di setiap kecamatan dan desa sebagai antisipasi melonjaknya kasus Covid-19 baru.

"Jadi setiap wilayah kita sudah terapkan PPKM mikro, di mana kita juga telah menyiapkan posko penangan Covid-19 di masing-masing daerah dengan mengedepannkan pihak kecamatan dan Desa yang ikut berpartisipasi langsung," kata Yudi

"Jadi misalkan ada warga dari luar yang positif dan masuk melalui pelabuhan tikus di Sungai Selan, maka mereka akan dikarantina di posko penangan Covid di Kecamatan tersebut," jelasnya. 

Lebih lanjut, di tengah pandemi covid-19 saat ini ia pun mengimbau kepada warga agar tidak melakukan mudik ataupun perkumpulan di tempat ramai guna mencegah penyebaran virus Covid-19.

"Kita sangat mengimbau dan meminta kepada warga untuk tidak mudik terlebih dahulu ataupun melaksanakan kegiatan kerumunan sementara waktu ini. Dan kita juga meminta agar masyakat tetap mematuhi protokol Covid-19 dengan ketat dan baik, seperti mengenakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan," imbau Yudi.

(Bangkapos.com/Sela Agustika)

Penulis: Sela Agustika
Editor: nurhayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved