Breaking News:

Shapira, Eks Tentara Israel Pembela Palestina, Sebut Israel dan Komandan Militer Penjahat Perang

Eks Tentara Israel Bela Palestina: Pemerintah Israel dan Komandan Militer adalah Penjahat Perang

Tribun Manado dan Anadolu Agency
Suasana di Jalur Gaza setelah diserang Israel (kiri) dan Yonatan Shapira, mantan pilot tempur Israel (kanan) 

Shapira, Eks Tentara Israel Pembela Palestina, Sebut Israel dan Komandan Militer Penjahat Perang

BANGKAPOS.COM -- Yonatan Shapira yang merupakan seorang mantan pilot Angkatan Udara Israel, membelot dan menyebut negaranya adalah penjahat perang.

Diketahui, Yonatan Shapira merupakan pilot AU yang diberhentikan dari militer pada 2003 silam.

Di Israel, ada segelintir orang dari kalangan sipil dan militer yang menentang kebijakan pendudukan dan penindasan pemerintahan Tel Aviv kepada rakyat Palestina, salah satunya Saphira

Shapira bahkan melancarkan kampanye untuk mengajak anggota militer lain tidak mematuhi perintah dan penyerangan kepada Palestina.

Aksi tersebut menyebabkan dirinya dan beberapa pengikutnya dipecat dari instansi.

Baca juga: Kisah Ariel Sharon, Jenderal Israel Pembantai Rakyat Palestina, 8 Tahun Hidup Koma dan kini Membusuk

Kampanye pembelotan pada pemerintah Israel itu Shapira lakukan bersama 27 lebih pilot militer.

Alhasil dia dan semua rekannya diberhentikan dari Angkatan Udara Israel sejak 2003.

Setelah pemecatannya itu, Shapira juga diberhentikan dari semua pekerjaan lain yang ia lakukan selama aksi pro-Palestina.

Shapira mengangkat hak-hak warga Palestina dan menyuarakan kejahatan perang yang dilakukan tentara Israel dengan mengadakan konferensi internasional.

Halaman
123
Editor: Asmadi Pandapotan Siregar
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved