Breaking News:

Terparah dalam Sepekan, 42 Orang Palestina Tewas dalam Serangan Udara Israel, PBB Belum Bertindak

Dalam bombardir yang dilakukan Minggu (16/5/2021), 16 perempuan dan 10 anak termasuk di antara korban tewas

Kloase SERAMBINEWS.COM /AFP
Israel Semakin Brutal, PM Netanyahu Perintahkan Semua Alusista Digunakan untuk Bombardir Gaza (Kloase SERAMBINEWS.COM /AFP) 

BANGKAPOS.COM- Meski dikecam dan dikutuk berbagai negara dan berbagai pihak, agresi Zionis Israel terhadap Palestina hingga saat ini belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir.

Dengan persenjataan canggihnya, Israel terus melancarkan serangannya ke Palestina.

Sementara pihak Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) tampaknya tak berdaya menghadapi zionis Israel.

Terakhir, pemerintah Gaza menyatakan, 42 orang tewas dalam serangan udara Israel, insiden terparah sejak konflik dimulai sepekan ini.

Dalam bombardir yang dilakukan Minggu (16/5/2021), 16 perempuan dan 10 anak termasuk di antara korban tewas.

Sementara dari pihak Israel, mereka mengeklaim 10 orang, termasuk dua anak, terbunuh oleh roket Hamas sejak Senin lalu (10/5/2021).

Kini, korban tewas akibat serangan udara mencapai 188 orang termasuk 33 perempuan dan 55 anak, dengan 1.230 lainnya mengalami luka.

Serangan jet-jet tempur Israel sepanjang Jumat kemarin menghancurkan kantor pusat Bank al-Intaj di Gaza, yang berdekatan dengan RS Al-Shefa.
Serangan jet-jet tempur Israel sepanjang Jumat kemarin menghancurkan kantor pusat Bank al-Intaj di Gaza, yang berdekatan dengan RS Al-Shefa. (Anadolu Agency)

Baik "Negeri Zionis" maupun Hamas sebagai penguasa wilayah terus saling serang, tak menunjukkan tanda bakal mengendur.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres memperingatkan, krisis ini bakal tak terkendali jika terus dibiarkan.

Guterres meminta baik kepada Israel maupun Hamas untuk menciptakan desskalasi ketegangan di Jalur Gaza.

Halaman
1234
Penulis: Iwan Satriawan (Wan) CC
Editor: Iwan Satriawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved