Breaking News:

Akal Bulus Militer Israel Pura-pura Minta Maaf untuk Serang Pejuang Hamas di Terowongan

Bahkan pihak Israel rela minta maaf dan membuat pernyataan di media massa demi mencapai tujuannya.

Editor: Alza Munzi
AFP
Israel menghancurkan bangunan berlantai 14 di Jalur Gaza 

BANGKAPOS.COM - Israel tak hanya kejam dengan melancarkan secara membabi buta ke kawasan penduduk Palestina.

Tetapi zionis Yahudi ini licik dalam menipu media massa untuk mengelabui musuh.

Bahkan pihak Israel rela minta maaf dan membuat pernyataan di media massa demi mencapai tujuannya.

Belakangan ini ketegangan terus meningkat, Israel dan Hamas saling membalas serangan.

Baik Israel dan Hamas keduanya terus melemparkan tembakan rudal untuk saling menggempur.

Baca juga: Ternyata Segini Harga Iron Dome, Teknologi Israel Penghalau Roket Hamas

Situasi ini dipandang cukup mengkhawatirkan dan berpotensi mengarah pada perang skala penuh.

Jika terjadi hal ini akan sangat merugikan rakyat Palestina dan Israel, karena keduanya menjadi korban peperangan.

Sementara itu, belakangan Israel tengah merencanakan serangan penuh untuk menghancurkan Hamas.

Menurut 24h.com.vn, Minggu (16/5/2021), rencananya adalah Israel akan menghancurkan terowongan persembunyian Hamas dengan rudal.

Baca juga: Info Terbaru, Kepala KUA Pondok Gede Jelaskan Soal Isu Ayus Sabyan dan Nissa Sabyan Akan Menikah

Namun, kemudian Israel menarik rencana itu karena Israel sadar mereka tidak berada di terowongan tersebut.

Penarikan rencana Israel tersebut dianggap sebagai tipuan yang dilakukan Israel untuk mengelabui Hamas, lalu tentara Israel meminta maaf.

Seorang juru bicara militer Israel meminta maaf atas klaim palsu bahwa Israel akan memulai jalur operasi darat di Jalur Gaza.

Namun, media internasional mengatakan bahwa itu bukanlah kesalahan, permohonan

maaf Isrel ternyata juga merupakan bagian dari akal bulus Israel.

Halaman
123
Sumber: Intisari
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved