Breaking News:

Harga Dogecoin hingga Bitcoin Terus Merosot, ini Pilihan Aset Kripto yang Bakal bullish Pekan ini

Berdasarkan data Indodax pada Senin (17/5), hingga pukul 14.41 WIB, lima aset kripto dengan lima volume transaksi terbesar menurun.

infokomputer.grid.id
Bitcoin 

Harga Dogecoin hingga Bitcoin Terus Merosot, ini Pilihan Aset Kripto yang Bakal bullish Pekan ini

BANGKAPOS.COM - Harga mata uang kripto terus merosot sejak Elon Musk, CEO Tesla akan menjual kepemilikan bitcoin miliknya.

Sebelumnya, Musk juga menyebutkan tidak akan lagi menerima bitcoin sebagai alat pembayaran untuk membeli mobil Tesla. 

Padahal, keputusan Musk menerima pembayaran menggunakan bitcoin baru pada Maret 2021. Kondisi ini membuat harga bitcoin dan mata uang kripto lainnya merosot. 

Berdasarkan data Indodax pada Senin (17/5), hingga pukul 14.41 WIB, lima aset kripto dengan lima volume transaksi terbesar menurun. Lima aset kripto tersebut di antaranya: 

1. Harga Dogecoin turun 4,63% menjadi Rp 7.565 per DOGE dengan volume transaksi Rp 306,8 miliar 
2. Harga Ethereum turun 8,19% menjadi Rp 52,39 juta per ETH dengan volume transaksi Rp 256,8 miliar
3. Harga Bitcoin menurun 7,33% menjadi Rp 674,55 juta dengan voluma transaksi Rp 235,1 miliar
4. Harga BNB turun 6,72% menjadi Rp 8,07 juta per BNB dengan volume transaksi Rp 191,4 miliar
5. Harga Ripple turun 6,12% menjadi Rp 21.800 per XRP dengan volume transaksi Rp 159,5 miliar

Sejak awal tahun ini nilai transaksi di Indodax menurut CEO Indodax Oscar Darmawan terus meningkat. "Untuk di Indodax rata-rata nilai transaksi berkisar Rp 500 miliar per hari di tahun 2021 ini," jelas dia pada pekan lalu. 

Oscar menambahkan, nilai transaksi di Indodax meningkat kurang lebih dua kali dibandingkan tahun lalu. "Sekarang total investor di Indodax 3,2 juta member hingga sekarang," jelas dia. 

Dalam blog academy Indodax dijelaskan masih ada aset kripto yang yang bisa bullish di pekan ini. Berikut diantaranya:

Bullish merupakan istilah yang memaparkan kondisi pasar saham sedang mengalami tren naik atau menguat secara berkelanjutan dalam jangka waktu tertentu. Kenaikan pasar saham ini bisa dipengaruhi oleh kondisi perekonomian suatu negara, bahkan di seluruh dunia yang tengah mengalami pertumbuhan ekonomi secara postif

Halaman
123
Editor: Evan Saputra
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved