Breaking News:

VIDEO Bupati Bangka Panen Udang Vaname di Pesaren Belinyu

Bupati Bangka Mulkan melakukan panen udang vaname di lokasi tambak udang milik CV Tunas Budidaya Prima di Dusun Pesaren Desa Bintet Kecamatan Belinyu

Penulis: edwardi | Editor: M Ismunadi

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Bupati Bangka Mulkan melakukan panen udang vaname di lokasi tambak udang milik CV Tunas Budidaya Prima di Dusun Pesaren Desa Bintet Kecamatan Belinyu Kabupaten Bangka, Selasa (18/05/2021).

Dalam kegiatan ini Bupati Bangka didampingi pemilik tambak udang Fendi alias Afen, Camat Belinyu Syarli Nopriansyah, Kapolsek Belinyu Kompol Noval NG, Kades Bintet David dan undangan lainnya.

Dalam kegiatan ini ada 3 blok tambak udang yang dipanen dengan hasil sekitar 100 ton lebih.

Hasil panen udang vaname ini langsung dibeli pedagang pengepul udang asal Provinsi Lampung dengan harga Rp60.000 hingga Rp75.000 per kg tergantung size (ukuran) udang.

Bupati Bangka Mulkan mengatakan Kabupaten Bangka menargetkan usaha budidaya tambak udang ini bisa mencapai sekitar 300 hektare.

"Apabila nanti jumlah usaha tambak udang mencapai luas 300 hektare diharapkan ke depan kita bisa melakukan ekspor udang sendiri dari Pulau Bangka, menang saat ini hasil panen udang masih dibawa ke luar daerah," kata Mulkan.

Ditambahkannya, apalagi saat ini di Kabupaten Bangka sudah dibangun Cold Storage untuk menampung dan menyimpan hasil panen tambak udang, sehingga para pelaku usaha tambak udang ini tidak perlu khawatir lagi untuk pengawetan hasil panen udang yang ada di Kabupaten Bangka.

Diakuinya kehadiran usaha budidaya tambak udang ini membuka lapangan kerja bagi masyarakat pasca penambangan timah.

"Untuk sektor pariwisata saat ini sedang lesu dan butuh waktu proses yang panjang, sehingga para investor yang memiliki modal saat ini lebih tertarik membuka usaha tambak udang," ujar Mulkan.

Ditambahkannya selaku kepala daerah memberikan apresiasi kepada para pengusaha lokal atau putra daerah yang melakukan investasi usaha tambak udang ini, sehingga diharapkan bisa memberikan kesejahteraan bagi masyarakat sekitarnya.

"Kita berharap kepada para pelaku usaha bisa lebih memberdayakan masyarakat sekitar tempat usahanya dan juga bisa berbelanja kebutuhan pokok kepada masyarakat seputaran tempat usahanya sehingga roda ekonomi bisa bertumbuh dengan baik," harap Mulkan.

Sementara pemilik usaha tambak udang, Fendi alias Afen mengatakan mulai membuka usaha tambak udang ini sekitar tahun 2017/2018 lalu.

"Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada Pemkab Bangka karena dalam proses pengajuan perizinan dan lainnya tidak ada yang dipersulit, semuanya berjalan lancar sesuai aturan yang berlaku," kata Afen, warga Sungailiat yang dikenal lama sebagai pemilik usaha toko bangunan.

Ditambahkannya saat ini luas tambak udang induk yang sudah digarap sekitar 20 hektare lebih, selain itu juga bekerja sama dengan masyarakat yang memiliki lahan sekitar 4-5 hektare.

"Kita tidak menolak apabila ada masyarakat sekitar yang memiliki lahan ingin bekerjasama membuka usaha tambak udang ini, nantinya masyarakat akan mendapatkan hasil fee per kg udang hasil panennya," ujar Afen.

Diungkapkannya untuk tenaga kerja saat ini yang mengerjakan bangunan dan tambak sekitar 50-60 orang.

"Untuk tenaga teknis budidaya udang kita menggunakan tenaga kerja yang memang sudah memiliki pengalaman kerja di bidang budidaya udang ini, sedangkan tenaga kerja dari masyarakat sekitar kita gunakan untuk tenaga memasak di dapur, security, tenaga bangunan, kuasa atau mandor dan lainnya," kata Fendi. (Bangkapos.com/Edwardi)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved