Breaking News:

Nahas Ritual Usir Roh Jahat Memakan Korban Anak, Janji Dukun: Tenang Nanti Tak Hidupkan Lagi

Seorang bocah meninggal dunia mengikuti ritual yang disarankan oleh dua orang yang berperan sebagai dukun

Editor: Ardhina Trisila Sakti
regional.kompas.com
ilustrasi 

BANGKAPOS.COM - A Bocah umur 7 tahun warga Desa Congkrang, Kecamatan Bejen, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah ditemukan meninggal dunia.

Dia diduga kuat menjadi korban praktik perdukunan.

A Meninggal dunia mengikuti ritual yang disarankan oleh dua orang yang berperan sebagai dukun.

Dua dukun itu adalah H (Haryono) dan B (Budiyono)

A meninggal dunia karena ditenggelamkan berkali-kali oleh kedua orang tuanya setelah berkonsultasi kepada H dan M.

Berikut keterangan Kepala Desa setempat kronologi

Baca juga: Massa Bakar Kantor Polisi di Lampung, Ribuan Orang Satu Kecamatan Luapkan Emosi, Ini Penyebabnya

Baca juga: Pemenang Miss Universe 2020 Digosipkan Sudah Menikah, Andrea Meza Sebut Foto Pernikahan Palsu

Baca juga: Kronologi Aurel Keguguran Anak Atta Halilintar, Sempat Pendarahan Sebelum Lebaran

1. Usir Roh Jahat

Kepala Desa Bejen, Kecamatan Bejen, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, Sugeng mengungkapkan, kasus itu bermula kedua orang tua A berkonsultasi kepada H dan M sebagai dukun atau ahli supranatural yang hendak mengusir ruh jahat.

Dukun H mengklaim bahwa A adalah anak genderuwo setelah ia melihat A tidak bereaksi ketika diminta oleh H untuk memakan bunga mahoni yang pahit dan beberapa cabai.

"Karena takut, pak Marsudi meminta H dan B untuk menyembuhkan anaknya. Ritualnya dengan cara menenggelamkan A di bak mandi," katanya, saat dihubungi Tribun Jogja.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved