Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Potensi Transmisi Lokal Pasca Libur Lebaran, Bangka Belitung Peringkat 8 Nasional Kasus Covid-19

Pemerintah Provinsi Bangka Belitung telah  mempersiapkan langkah antisipasi untuk menghadang lonjakan penularan Covid-19 setelah libur Lebaran.

Penulis: Riki Pratama
Editor: nurhayati
Ist/Mikron
Tim Satgas Covid-19 Babel melakukan kegiatan di Pelabuhan Tanjung Kalian Muntok, Bangka Barat melaksanakan kebijakan Rapid Test Antigen ulang terhadap penumpang yang datang ke Babel, foto diambil, Rabu (19/5/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Pemerintah Provinsi Bangka Belitung telah  mempersiapkan langkah antisipasi untuk menghadang lonjakan penularan Covid-19 setelah libur Lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah.

Seperti kebijakan rapid test antigen ulang kepada setiap penumpang yang tiba melalui jalur bandara dan pelabuhan di Bangka Belitung.

Diketahui hingga, Rabu (19/5/2021) kasus baru positif Covid-19 di Babel bertambah 164 kasus, sembuh bertambah 139 kasus dan meninggal dunia 2 kasus.

Dengan tambahan tersebut total kasus positif di Bangka Belitung telah mencapai 16.052 kasus, sembuh 14.747 kasus dan meninggal 247 kasus.

Secara peringkat nasional dari 34 provinsi, Babel berada di posisi delapan besar, berada di atas Aceh dengan jumlah kasus baru 147 kasus. 

Sementara posisi pertama masih dipimpin Jawa Barat dengan 1.219 kasus baru harian.

Sekretaris Percepatan, Penanganan Satgas Covid-19 Mikron Antariksa, mengatakan, antisipasi lonjakan kasus positif Covid-19 dikhawatirkan terjadi pada transmisi lokal pasca lebaran Idul Fitri.

"Kalau pun terjadi lonjakan adanya di transmisi lokal karena kita sudah membuat aturan untuk pengetatan pasca peniadaan mudik. Dengan memberlakukan hasil antigen PCR selama 1 kali 24 jam dan bila tes GeNose harus swab ulang bagi pelaku perjalanan sebagai pengetatan meminimalisir masuk ke Bangka Belitung, sehingga dalam keadan bersih dari Corona," ungkap Mikron kepada Bangkapos.com, Rabu (19/5/2021).

Selain itu dari hasil pengetatan tes antigen ulang yang dilakukan terdapat delapan penumpang yang tiba di Pelabuhan Muntok Bangka Barat didapati hasil positif Covid-19 sebanyak delapan orang.

"Kita ambil contoh di Bangka Barat melaksanakan surat edaran (SE) gubernur di Pelabuhan Tanjung Kalian kita sudah mendapatkan delapan orang positif dari tes antigen. Mereka dilakukan karntina di daerah Muntok jadi pronsipnya dengan adanya pengetatan pasca peniadaan mudik dengan melakukan pengetatan dengan menjaga pintu masuk di Babel. Inilah bentuk kerja keras tim Satgas Covid-19 dalam mengecek dan swab ulang para penumpang," beber Mikron.

Sementara untuk pemeriksaan test antigen ulang di bandara, Mikron mengatakan belum terdapat penumpang yang positif Covid-19 dari hasil tes antigen ulang.

"Kalau di bandara belum ada yang positif baru delapan yang di Muntok ini, dengan adanya kebijakan ini tentunya kita ingin membuat masyarakat aman dan sehat saat masuk ke Babel,"ujarnya.

(Bangkapos.com/Riki Pratama)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved