Breaking News:

Dalam Pledoinya, Rizieq Shihab Sebut Kasusnya Saat Ini adalah Balas Dendam Politik Kekalahan Ahok

Menurut Rizieq, proses hukum yang dijalaninya saat ini dianggap lebih kepada dendam politik , bukan perkara hukum.

Editor: Dedy Qurniawan
Danang Triatmojo/Tribunnews.com
Rizieq Shihab 

BANGKAPOS.COM - Dalam pledoinya, terdakwa Muhammad Rizieq Shihab (MRS) menyebut bahwa kasus yang menjeratnya saat ini adalah balas dendam politik atas kekalahan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pada kontestasi Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI 2017 lalu.

Ini ia sampaikan saat membacakan pledoi atau nota pembelaan tuntutan jaksa kepada dirinya atas perkara kerumunan Petamburan dan Megamendung di ruang sidang Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Kamis (20/5/2021).

Menurut Rizieq, proses hukum yang dijalaninya saat ini dianggap lebih kepada dendam politik , bukan perkara hukum.

Dendam yang dimaksud adalah dendam atas aksi 411 maupun 212 yang turut menyudutkan Ahok karena perkara penistaan agama.

"Tidak bisa dipungkiri bahwa semua ini bermula dari aksi bela islam 411 dan 212 pada tgl 4 November dan 2 Desember Tahun 2016, saat itu Umat Islam Indonesia bersatu menuntut Ahok si penista agama untuk diadili karena telah menistakan Al-Qur’an," kata Rizieq dalam ruang sidang.

Sebagaimana diketahui, bahwa saat itu dalam aksi bela Islam yang dilakukan Rizieq Shihab dan para pengikutnya digelar sebanyak dua kali, berkaitan dengan kekalahan Ahok menjadi Gubernur DKI Jakarta.

Hal itu dilakukan, sebab Rizieq bersama pengikutnya menilai Ahok telah menistakan agama Islam.

Selain itu, Ahok juga dianggap sebagai sosok yang arogan dan sering berucap kata kasar serta emosional bahkan, dinilai sebagai kepanjangan tangan para oligarki.

"Alhamdulillaah, setelah perjuangan jatuh bangun yang penuh suka duka bersama umat, berkat persaudaraan dan persatuan umat yang luar biasa, akhirnya datang pertolongan Allah SWT, sehingga umat berhasil melengserkan dan melongsorkan Ahok si penista agama di Medsos dan Pilkada serta Pengadilan secara konstitusional," katanya.

Baca juga: Ketika Rizieq Shihab Berdoa di Idulfitri, Pandemi Covid-19 Cepat Hilang dan Menang Dalam Persidangan

Atas aksinya tersebut, Rizieq Shihab merasa kalau tindakannya dalam rangka mengalahkan Ahok dalam Pilgub DKI 2017 menjadi awal mula dirinya sebagai target yang dikriminalisasi akibat perbedaan politik.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved