Breaking News:

Pelecehan Anak di Masjid

Pelaku Pencabulan di Masjid Ditangkap, Masih di Bawah Umur Terancam 15 Tahun Kurungan

IZ ditangkap saat bersembunyi di rumah kerabatnya di daerah Sempan, Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka, Kamis (20/5/2021) dini hari.

Penulis: Magang1 | Editor: khamelia
(Bangkapos/Cepi Marlianto).
Konferensi pers penangkapan pelaku pencabulan di Masjid Baitul Makmur, Pangkalpinang, Kamis (20/5/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Tim Buru Sergap (Buser) Naga Polres Pangkalpinang, berhasil mengamankan pelaku pencabulan bocah perempuan yang sedang salat di Masjid Baitul Makmur, Kelurahan Sriwijaya, Kecamatan Girimaya, Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung.

Pelaku berinisial IZ (16) warga Kelurahan Kacang Pedang, Kecamatan Gerunggang, Kota Pangkalpinang.

IZ ditangkap saat bersembunyi di rumah kerabatnya di daerah Sempan, Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka, Kamis (20/5/2021) dini hari.

"Saat dilakukan penangkapan pelaku ini sedang tidur dan tidak mengetahui kedatangan petugas. Ketika diinterogasi IZ mengakui bahwa memang ada melakukan perbuatan cabul sesuai yang terekam di CCTV masjid Baitul Makmur," ujar Wakapolres Pangkalpinang, Kompol Teguh Setiawan dalam konferensi persnya, Kamis (20/5/2021).

Wakapolres mengatakan, pelaku yang juga masih berstatus pelajar di salah satu SMK di Kota Pangkalpinang diduga melakukan aksi pencabulan di masjid karena terpengaruh film porno yang ditontonnya sesaat sebelum melancarkan aksinya.

"Pelaku ini pulang dari rumah temannya. Pelaku sengaja mendekati korban ketika di dalam masjid. Lalu ia memelorotkan celana panjang yang dikenakan. Saat korban sedang sujud ia langsung berjongkok di belakang korban. Posisi korban tersebut tetap menggunakan mukena," jelas Teguh.

Dari penangkapan tersebut berhasil diamankan barang bukti berupa satu lembar baju merk Aix House, satu lembar celana panjang warna hitam, satu unit sepeda motor Honda Beat warna hijau putih serta satu buah helm warna hitam. 

Saat ini pelaku yang masih berada dibawah umur disangkakan dengan Pasal 82 ayat 1 Undang-undang Republik Indonesia nomor 17 Tahun 2016 tentang Tap Perppu Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002, tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 Tahun kurungan penjara. (Bangkapos/Cepi Marlianto).

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved