Breaking News:

Berita Bangka Barat

Tak Bawa Surat Rapid Test, 26 Penumpang Kapal Diamankan Tim Gabungan Satgas Covid-19

Menggunakan kapal speed boat sebanyak 26 penumpang diamankan oleh petugas gabungan, bersama Gugus Tugas Kecamatan Muntok.

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy
Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy
26 penumpang kapal tertahan di pelabuhan Nelayan Muntok, Kamis (20/05/2021) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Menggunakan kapal speed boat sebanyak 26 penumpang diamankan oleh petugas gabungan, bersama Gugus Tugas Kecamatan Muntok, usai diketahui tiba di pelabuhan nelayan setelah nekat melakukan  penyeberangan tanpa membawa surat rapid test, Kamis (20/05/2021).

Diketahui untuk para penumpang speet boat ini berasal dari Dusun Jalur, Kecamatan Muara Salek, Kabupaten Musi Banyuasin, tiba di Muntok sekitar pukul 08.30 WIB setelah melakukan kurang lebih dua jam perjalanan laut.

Kapten kapal Isnadi mengungkapkan nekat membawa para penumpang yang tidak memiliki surat rapid tes, karena berencana akan melakukan tes rapid di Muntok.

"Ini bawa 26 penumpang kapal jalan sekitar dua jam, ini karena pada mau mudik. Ini gak ada rapid test karena gak ada rapid tes di sana, jadi rencananya pengen rapid tes di sini," ungkap Isnadi.

Lebih lanjut menurut keterangan Isnadi, untuk jadwal penyeberangan seminggu dua kali yakni pada Rabu dan Minggu.

"Biasa Rabu tapi karena ini banyak penumpang arus balik, jadi berangkat kita sekarang. Kalau aturan tahu harus rapid test, tapi gimana lagi rencana mau di sini rapid testnya," ucapnya.

Sementara itu satu diantara penumpang, Haryati mengungkapkan kedatangannya untuk kembali bekerja di daerah Desa Penyak, Kabupaten Bangka.

"Ke sini lagi mau kerja, kalau ke sini emang gak bawa surat rapid test karena rencana mau di sini. Kemarin pulang dari Muntok kita pakai surat rapid, tapi sekarang enggak pakai," kata Haryati.

Diketahui untuk melakukan perjalanan menggunakan kapal speed boat ini, para penumpang dikenakan tarif sebesar Rp 250.000.

"Tahu harus rapid tapi dari jalur jauh kalau mau rapid harus ke Palembang, jadi sekitar tiga jam kalau mau rapid," ungkapnya. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved