Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Wagub Ungkap Empat Pejabat Berpotensi Jadi Plt Gubernur, Ibrahim: Plt Memainkan Peran Strategis

kata Ibrahim sosok Plt sebaiknya diisi oleh sosok yang matang dalam birokrasi dan familiar dengan dunia politik. 

Penulis: Riki Pratama | Editor: khamelia
(Posbelitung.co/BryanBimantoro)
Pengamat Politik dan Dosen Ilmu Politik FISIP UBB Ibrahim 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Dosen Ilmu Politik UBB, Ibrahim, mengatakan posisi Plt Gubernur Bangka Belitung sebaiknya diisi oleh sosok yang punya daya kenal cukup baik terhadap daerah. 

"Ada beberapa menurut saya yang penting diperhatikan, pertama soal pengenalan pada sosio demografi lokal. Memahami kultur, budaya, dan karakteristik daerah akan menjadi modal penting dalam mengemban amanah.  Dua tahun menjadi Plt bagaimanapun adalah waktu yang cukup kritis. Selain durasinya cukup lama, juga ada tuntutan untuk tidak mengurangi kualitas pembangunan daerah," kata Ibrahim kepada Bangkapos.com, Kamis (20/5/2021).

Selain itu, kata Ibrahim sosok Plt sebaiknya diisi oleh sosok yang matang dalam birokrasi dan familiar dengan dunia politik. 

"Hal ini dibutuhkan dalam kaitan mengendalikan aparatur birokrasi yang beragam wataknya, juga dunia politik yang harus dimasuki dalam dinamika pembangunan. Sosok Plt sebaiknya harus komunikatif atas bawah. Ke atas efektif memainkan peran lobi dan komunikasi ke pusat, ke bawah ia mampu mengkonsolidasikan para kepala daerah agar bisa sinergis," sambungnya.

Dia mengatakan, dari keempat nama yang beredar, dugaanya semua punya kans. Tapi tentu tidak tertutup pada nama tersebut karena kebutuhannya bukan primordialitas semata, tapi juga kapasitas substansial yang menjadi kebutuhan.

"Hemat saya, Plt gubernur akan memainkan peran strategis. Ia harus mampu hadir sebagai Plt dengan cita rasa definitif. Rakyat tak terlalu paham soal Plt atau sejenisnya, tapi tahunya adalah roda kepemimpinan daerah berjalan lancar dan memenuhi harapan publik," harapnya.

Diberitakan sebelumnya, masa jabatan Gubernur Provinsi Bangka Belitung Erzaldi Rosman dan Wakil Gubernur Abdul Fatah akan berakhir pada Mei 2022 tahun depan.

Sementara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak akan dilakukan pada 2024, berdasarkan kebijakan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian.

Selama dua tahun menunggu Pilkada serentak 2024, Provinsi Bangka Belitung tentunya harus dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt) gubernur.

Mereka yang menjadi Plt gubernur merupakan pejabat eselon satu di kalangan pemerintah pusat maupun daerah.

Halaman
12
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved