Breaking News:

Pelecehan Anak di Masjid

Wali Kota Sedih Kasus Pelecehan di Rumah Ibadah Kurangi Penilaian Pangkalpinang Jadi Kota Layak Anak

Saya agak sedihnya itu mengganggu penilaian Kota layak anak kita, gara-gara itu kita jadi akan direfreshing tadinya kita sudah positif untuk menjadi

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: khamelia
Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah
Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kasus seorang pria melakukan pelecehan terhadap anak perempuan di Masjid Baitul Makmur Kecamatan Girimaya, yang terekam kamera pengawas atau CCTV masjid pada, Minggu (16/5/2021) lalu itu membuat penilaian terhadap Pangkalpinang menjadi Kota layak anak kembali dipertimbangkan.

Demikian hal tersebut disebutkan Wali Kota Pangkalpinang Maulan  Aklil (Molen), kata Molen mulanya Kota Pangkalpinang sudah pasti akan mendapatkan predikat Kota layak anak. Namun akibat kejadian tindak asusila di masjid itu membuat kembali dipertimbangkan.

"Saya agak sedihnya itu mengganggu penilaian Kota layak anak kita, gara-gara itu kita jadi akan direfreshing tadinya kita sudah positif untuk menjadi kota layak anak kayak arahnya sudah seperti itu. Gara-gara itu penilaian kita agak menjadi pertimbangan oleh orang pusat," ungkap Molen kepada Bangkapos.com, Kamis (20/5/2021).

Molen bersyukur, akhirnya pelaku sudah ditemukan dan meminta pihak kepolisian untuk bertindak seadil-adilnya.

"Alhamdulillah sudah ketangkap orangnya atas perbuatan dia yang sangat tidak wajar itu. Kita sudah berusaha maksimal untuk kota layak anak nanti akan kita lihat saja hasilnya seperti apa, silahkan pihak kepolisian memproses secara hukum dan seadil-adilnya," sebutnya.

Molen minta kepada para orang tua untuk tetap waspada, dan menjadikan kasus ini pelajaran bersama.

"Waspada jadi ini jadi pajaran untuk kita semua, kondisi seperti ini kalau ada kesempatan masih ada saja orang seperti ini. Jadi kita jaga anak-anak kita jangan berikan kesempatan itu," tegasnya.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved