Breaking News:

Israel dan Hamas Umumkan Genjatan Senjata di Gaza Selama 10 Hari, 250 Tewas di Kedua Belah Pihak

Beberapa waktu terakhir, kelompok militan Hamas mengirimkan ratusan roket ke Israel dan Israel membombardir daerah itu dengan serangan udara.

Editor: Dedy Qurniawan
AFP/ahmad gharabli
Ibu Kota Tel Aviv diterangi dengan tembakan roket Hamas dan sistem pertahanan udara Iron Dome Israel pada Sabtu (15/5/2021) yang kembali terjadi pada Senin (17/5/2021) malam. 

BANGKAPOS.COM - Israel dan Hamas mengumumkan berlakunya gencatan senjata.

Dikutip dari AFP, hampir 250 orang tewas dalam pertempuran sengit antara kedua belah pihak.

Seperti diketahui, selama beberapa hari terakhir, saling serang terjadi antara dua belah pihak.

Kelompok militan Hamas mengirimkan ratusan roket ke Israel dan Israel membombardir daerah itu dengan serangan udara.

Israel dan Hamas menyatakan menghentikan tembakan melintasi perbatasan Jalur Gaza mulai pukul 02.00 waktu setempat pada hari Jumat.

Demikian kata seorang pejabat faksi Islam Palestina.

Pejabat Israel dan Hamas mengumumkan bahwa mereka telah menyepakati gencatan senjata dilakukan di wilayah Gaza setelah 10 hari pertempuran.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu mengumumkan gencatan senjata tanpa syarat setelah pertemuan Kabinet Keamanan, dengan mengatakan pihaknya dengan suara bulat menerima usulan Mesir.

Seorang pejabat Hamas mengatakan bahwa gencatan senjata akan saling menguntungkan dan dilakukan serentak.

Dalam beberapa menit setelah pengumuman, baku tembak kedua belah pihak menurun menuju gencatan senjata.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved