Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Masyarakat Babel Sumbang Dana Bantu Motor Kurir Terbakar, Sosiolog: Kepedulian dan Rasa Empati

Akbar, kurir ekspidisi yang mengalami kejadian motor terbakar menerima bantuan uang senilai Rp8 Juta yang berasal dari sumbangan masyarakat Babel.

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: El Tjandring
Ist/Putra
Sosiolog sekaligus Dosen Sosiologi Universitas Bangka Belitung, Putra Pratama Saputra 

BANGKAPOS.COM,BANGKA - Akbar (21), kurir ekspidisi yang mengalami kejadian motor terbakar menerima bantuan uang senilai Rp8 Juta yang berasal dari sumbangan masyarakat di Bangka Belitung.

Bahkan uang tunai tersebut ditukarkan dengan motor Honda Beat senilai Rp19 Jutaan yang dibantu lagi oleh Dealer Tunas Honda Bangka Belitung.

Sosiolog sekaligus Dosen Sosiologi Universitas Bangka Belitung, Putra Pratama Saputra mengapresiasi kepedulian dan rasa empati dari masyarakat Bangka Belitung yang ikut serta mengulurkan bantuan.

"Proses sosial dalam bentuk interaksi sosial di masyarakat sebagai bentuk adaptasi masyarakat dengan lingkungan sekitar. Aktivitas-aktivitas sosial berupa pembauran dengan masyarakat melalui kegiatan-kegiatan yang dilakukan di lingkungan mereka," ujar Putra, Jumat (21/5/2021).

Ia menyebutkan bentuk kegiatan ini adalah kepedulian terhadap sesama masyarakat.

Kepedulian merupakan respon terhadap setiap permasalahan yang ada, khususnya hal yang bersifat positif.

"Contoh kepedulian yang ditunjukkan masyarakat Bangka Belitung dalam beberapa waktu ini adalah menolong kurir penghantar barang. Dimana motor kurir tersebut terbakar ketika sedang menghantar paket saat melintasi ruas Jalan Raya Desa Terentang.“

“Kepedulian dilakukan melalui penggalangan dana untuk menggantikan motor kurir tersebut yang terbakar. Rasa empati yang ditampakkan sebagai upaya menjalin keterhubungan antar masyarakat, baik berupa barang ataupun perhatian. Tidak hanya melibatkan hubungan pribadi individu tersebut, tetapi juga emosi dan perasaan," jelas Putra.

Ia menilai sehingga rasa kepedulian sangat mudah tercipta di lingkungan masyarakat. Ditambah kebanyakan masyarakat Bangka Belitung berjiwa sosial tinggi serta senang dalam membantu dan menolong orang lain.

"Meskipun saat ini kita semua sedang menjalankan pembatasan secara fisik, bukan berarti juga membatasi kepedulian sosial dengan sesama masyarakat.”

“Pada masa pandemi Covid-19 seperti ini justru kepedulian antar sesame harus terus ditumbuhkan, terutama dalam membantu masyakarat yang paling terdampak dari permasalahan tersebut, baik secara ekonomi maupun sosial," kata Putra.

Oleh karena itu, harapan besar kepada masyarakat semuanya untuk dapat mempertahankan rasa kepeduliaan dan hubungan baik tersebut.

Hal ini dikarenakan, perilaku peduli terhadap sesama dapat menumbuhkan kerukunan dan keharmonisan dalam masyarakat.

Bangkapos.com/Cici Nasya Nita

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved