Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Wisma Karantina Dipindahkan ke Eks Puskesmas Girimaya, Wali Kota Sebut Isolasi Mandiri Masih Berlaku

Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) menyebut wisma karantina covid-19 di Kota Pangkalpinang dipindahkan ke Eks Puskesmas Girimaya

Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah
Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) menyebut wisma karantina covid-19 di Kota Pangkalpinang memang sudah dipindahkan ke Eks Puskesmas Girimaya di kawasan perkantoran Pemerintah Kota Pangkalpinang.

Menurut Molen, wisma karantina yang sebelumnya di Hotel Jati Wisata dinilai kurang efektif lantaran berada di pusat Kota Pangkalpinang.

"Puskesmas Girimaya setelah kita tinjau cukup representatif yang agak jauh dari pemukiman, di Hotel Jati Wisata kemarin kan tempat para kafe dan tempat orang-orang berkumpul jadi terlalu beresiko, jadi kita pusatkan pindah ke Puskesmas Girimaya saja," kata Molen kepada Bangkapos.com, Jumat (21/5/2021).

Menururnya, fungsi wisma karantina di Eks Puskesmas Girimaya itu sama seperti wisma karantina di LPMP lalu.

Namun kata Molen, tidak harus setiap kasus konfirmasi covid-19 dikarantina di wisma tersebut. 

Selain itu untuk isolasi mandiri juga masih bisa dilaksanakan.

"Isolasi mandiri kita tetap bisa dilaksanakan, tapi wisma karantina juga kita sediakan artinya kalau memang diperlukan wisma karantina itu kita sudah ready sudah siap," jelasnya.

Dengan prediksi kasus akan meningkat usai lebaran, Molen meminta masyarakat untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan, minimal menggunakan masker.

"Kalau prediksi meningkat alhamdulillah sampai hari ini tidak terbukti meningkat, kita cenderung rata-rata air bahkan cenderung menurun. Tapi jangan sampai kita tidak waspada tetap dengan ada klaster baru ini dibeberapa daerah kita harus protokol kesehatan, minimal menggunakan masker," jelasnya.

Dengan demikian Molen berharap, Kota Pangkalpinang bisa kembali zona hijau, dan memberikan kesadaran kepada masyarakat bahwa ini adalah kepentingan semua.

"Kita berharap bisa kembali zona hijau, paling tidak zona kuning, dengan kita rapat ini jadi kesadaran kita bersama. Sebetulnya percuma kalau masyarakatnya tidak sadar-sadar kuncinya bagaimana kita memberi pelajaran kepada masyarakat bahwa ini kepentingan semua," sebutnya.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Penulis: Andini Dwi Hasanah
Editor: nurhayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved