Breaking News:

Dit Samapta Polda Babel Kembali Amankan 3 Ton Pasir Timah, Kasat Reskrim: Masih Proses Pemeriksaan

Kasat Reskrim Polres Pangkalpinang AKP Adi Putra mengakui Personel Dit Samapta Polda Babel, mengamankan kembali satu truk yang bermuatan pasir timah

Penulis: Yuranda | Editor: M Ismunadi
Bangkapos.com/dokumentasi
Satu truk bermuatan pasir timah terparkir di halaman belakang Polres Pangkalpinang, setelah diamankan personel Dit Samapta Polda Babel, Sabtu (22/5/2021) pagi 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kasat Reskrim Polres Pangkalpinang AKP Adi Putra, membenarkan Personel Dit Samapta Polda Babel, mengamankan kembali satu unit truk yang bermuatan pasir timah.

Sementara itu, kata Adi, untuk permasalahan ini masih di selidiki oleh penyidik Satreskrim Polres Pangkalpinang, guna memastikan barang tersebut ilegal atau legal.

"Benar, ini tangkapan Polda Babel yang diserahkan ke Polres Pangkalpinang untuk ditindak lanjuti," ujar Kasat Reskrim Polres Pangkalpinang, AKP Adi Putra, Sabtu (22/5/2021)

Saat ini, kata Adi Putra, truk berisi 3 ton pasir timah tersebut masih dalam proses penyelidikan dan pengecekan semua dokumen perizinannya.

"Nanti bila sudah selesai pemeriksaannya, baru akan kita kabari lebih lanjut kesimpulan hasilnya," tegas Adi Putra.

Satu unit mobil truk bermuatan pasir timah terparkir di halaman belakang Polres Pangkalpinang, setelah diamankan personel Dit Samapta Polda Babel, Sabtu (22/5/2021) pagi.
Satu unit mobil truk bermuatan pasir timah terparkir di halaman belakang Polres Pangkalpinang, setelah diamankan personel Dit Samapta Polda Babel, Sabtu (22/5/2021) pagi. (Bangkapos.com/Yuranda)

Baca juga: BREAKING NEWS Lagi, Dit Samapta Polda Babel Amankan 3 Ton Pasir Timah, Sopir Ngaku Mau ke Basel

Baca juga: Sebanyak 8 Ton Tailing Pasir Timah Diolah Menjadi Zirkon di Smelter

Baca juga: Tengah Malam, Dir Samapta Sempat Cek Barang Bukti Truk Bermuatan 8 Ton Tailing dan 9 Ton Timah

Demi memberikan kepastian hukum dan pelayanan kepada pelaku usaha atau masyarakat. Pihaknya tidak akan mencari cari kesalahan pelaku usaha atau masyarakat.

"Jadi penyidik Polres Pangkalpinang akan memastikan kelengkapan dokumen barang tersebut. Jika tidak lengkap ada tindakan tegas dalam bentuk penegakan hukum," ucapnya

"Semua itu tergantung unsur pidana yang dilanggar oleh pelaku usaha. Sepanjang tidak ada unsur pidana yang dilanggar maka kita akan segera lepaskan," sambungnya

Saat disinggung, terhadap pemilik Pasir Timah sebanyak 3 ton, yang diamankan tidak memiliki Wilayah Izin Usaha Penambanga (WIUP), akan ada tindaklanjut dari Kepolisian.

"Itu merupakan tindak pidana pertambangan akan kita lakukan penegakan hukum," tegas Adi

Sementara, berdasarkan informasi pasir timah yang diamankan tidak masuk dalam Standar Nasional (SN) kadar yang ditentukan.

"Untuk hal tersebut, masih proses penyelidikan belum bisa ambil kesimpulan," ucapnya. (Bangkapos.com/Yuranda)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved