Breaking News:

Dua Truk Pengangkut Pasir Timah dan Tailing Dilepas, Kasat Reskrim Sebut Memiliki Dokumen Lengkap

Polres Pangkalpinang melepas dua unit mobil truk pengangkut 8 ton tailing pasir timah dan 9 ton pasir timah kering, pada Sabtu (22/5/2021) dini hari.

Penulis: Yuranda | Editor: M Ismunadi
Bangkapos.com/Yuranda
Satu unit mobil truk pengangkut 9 ton pasir timah kering, terparkir di halaman belakang Polres Pangkalpinang, Jumat (21/5/2021) malam. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Polres Pangkalpinang melepas dua unit mobil truk pengangkut 8 ton tailing (sisa cuci pasir timah-red) pasir timah dan 9 ton pasir timah kering, pada Sabtu (22/5/2021) dinihari

Polisi melepas dua truk tersebut lantaran memiliki dokumen yang lengkap, sehingga tidak ada barang bukti yang menyangkut unsur pidana, oleh pihak kepolisian.

Sebelumnya, Tim UPRC Samapta Polda Babel, mengamankan dua truk yang dicurigai mengangkut barang ilegal, di sekitar Jalan Ketapang, Bukitintan, Pangkalpinang.

Regu I Dit Samapta Polda Babel dipimpin IPDA Yusuf Maulana dan IPDA Ervido mengamankan satu unit truk yang bermuatan 8 ton, pasir sisa cuci timah atau dikenal dengan tailing.

Truk tersebut diamankan di Jalan Raya Ketapang depan PT BCL, Kota Pangkalpinang, Kamis (20/5/2021) pukul 22.00 WIB.

Satu unit mobil truk pengangkut 9 ton pasir timah kering, terparkir di halaman belakang Polres Pangkalpinang, Jumat (21/5/2021) malam.
Satu unit mobil truk pengangkut 9 ton pasir timah kering, terparkir di halaman belakang Polres Pangkalpinang, Jumat (21/5/2021) malam. (Bangkapos.com/Yuranda)

Sejumlah anggota polisi langsung menggiring mobil tersebut ke Mapolres Pangkalpinang, guna ditindaklanjuti dan menurunkan karung diduga bermuatan timah dari atas truk ke gudang penyimpanan barang bukti Polres Pangkalpinang.

Regu II Dit Samapta Polda Babel beranggotakan 10 anggota yang dipimpin oleh Ipda Rendi dan Ipda Awal, mengamankan 9 ton pasir timah kering, di Jalan yang sama. 

Mobil tersebut langsung digiring ke Polres Pangkalpinang guna penyelidikan dan pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak Reskrim Polres Pangkalpinang.

Namun, setelah pemeriksaan dilakukan oleh pihak Satuan Reserse Kriminal Polres Pangkalpinang, dokumen mobil truk pengangkut pasir timah tersebut lengkap.

Sehingga pada Sabtu (22/5/2021) dinihari barang tersebut dibebaskan, oleh polisi.

Kasat Reskrim Polres Pangkalpinang, AKP Adi Putra.
Kasat Reskrim Polres Pangkalpinang, AKP Adi Putra. (Bangkapos.com/Yuranda)

Kasat Reskrim Polres Pangkalpinang AKP Adi Putra mengatakan dokumen kedua truk yang diamankan itu, memiliki dokumen lengkap dan tidak ada barang bukti yang menyangkut unsur pidana.

“Semua dokumen dari kedua mobil tersebut baik kepemilikan timah maupun tailing sudah kami setelah kami cek lengkap, setelah kami cek semua dokumen itu real dan sah,” kata Adi Putra, Jumat (21/5/2021) malam

Adi juga menyebutkan pihaknya sudah memeriksa pihak perusahaan, mulai dari pihak smelter, perizinan IUP, pihak yang bekerja sama, baik sopir, dan kernet, telah menjalani pemeriksaan penyidik.

"Jadi semua yang berkaitan daripada pasir timah dan tailing, dari hulu ke hilir sudah kami periksa," ujarnya.

Dari kepemilikan pasir timah dan tailing tersebut, Adi Putra membenarkan bahwa pasir timah kering milik PT Bukit Timah, sementara itu, tailing tersebut milik PT Bangka Mineral Abadi dari IUP yang dimilikinya di Bangka Selatan.

“Timah dan tailing yang sudah memiliki dokumen lengkap ini, kami tidak bisa menahan dan membebaskan dua truk itu karena untuk bisa menahan barang bukti hanya memiliki waktu 1×24 jam. Untuk menentukan bersalah atau tidaknya. Kita tidak berhak nanti dikomplain pelaku usaha, karena mereka sudah memiliki izin dan dokumen yang sah,” jelasnya

Menurutnya, sebelum dilepaskanya dua truk itu, masing-masing pihak harus memenuhi berkas berita acara. Adi Putra membantah jika penahanan perkara tersebut ada intervensi dari pihak lain.

“Kalau ada intervensi, sepanjang itu ilegal kita tetap tegak lurus. Tidak ada cerita intervensi-intervensi semacam itu,” ungkapnya. (Bangkapos.com/Yuranda)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved