CPNS 2021
Jangan Terlewatkan! Ini Jadwal dan Link Info Pendaftaran CPNS 2021, Apa Formasi yang Paling Banyak?
Jadwal, link pendaftaran CPNS 2021, serta formasi terbanyak yang harus kamu ketahui jika berminat ikut CPNS
BANGKAPOS.COM, Tidak lama lagi seleksi tes CPNS 2021 segera dibuka.
Berikut jadwal, link pendaftaran CPNS 2021, serta formasi yang paling banyak dibutuhkan di pusat dan daerah.
Terdapat tiga kategori rekrutmen pada pelaksanaan ASN tahun 2021, yakni Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), Sekolah Kedinasan, dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Oleh karena itu pelaksanaan tes tes CPNS akan menggunakan komputer dengan aplikasi computer Assisted Test (CAT).
Mengutip laman Badan Kepegawaian Negara (BKN) Rabu (24/3/2021) Kepala BKN Bima Haria Wibisana memastikan, untuk seleksi ASN 2021 hanya akan digunakan satu portal pendaftaran, yakni portal Sistem Seleksi Calon ASN (SSCASN).
Untuk mendukung kelancaran seleksi ASN 2021, BKN telah melakukan peningkatan fitur pada portal SSCASN.
Jadwal seleksi Berikut jadwal seleksi CPNS dan PPPK tahun 2021:
Pengumuman seleksi: 30 Mei - 31 Juni 2021
Pendaftaran seleksi: 31 Mei - 21 Juni 2021
Seleksi administrasi dan pengumuman: 1-30 Juni 2021
Masa sanggah: 1-11 Juni 2021
Pelaksanaan SKD CPNS: Juli sampai September 2021
Seleksi Kompetensi PPPK non guru: Juli sampai September, setelah SKD CPNS selesai di masing-masing lokasi
Seleksi kompetensi PPPK guru: Agustus 2021 (tes 1), Oktober 2021 (tes 2) dan Desember 2021 (tes 3)
Pelaksanaan SKB CPNS: September sampai Oktober 2021
Pengumuman akhir dan masa sanggah: November 2021 Penetapan NIP CPNS/nomor induk PPPK: Desember 2021
Jadwal di atas bisa disesuaikan apabila ada perubahan kebijakan pemerintah yang berkaitan dengan Pandemi Covid-19, sehingga tidak memungkinkan pelaksanaan kegiatan.
Link Pendaftaran CPNS 2021 Portal SSCASN dapat diakses melalui tautan https://sscasn.bkn.go.id/.
Pada portal tersebut, calon peserta seleksi ASN 2021 dapat memilih salah satu dari tiga menu utama, yaitu:
- SSCN DIKDIN di https://dikdin.bkn.go.id/ untuk seleksi sekolah kedinasan
- SSCN di https://sscn.bkn.go.id/ untuk seleksi CPNS
- SSP3K di https://ssp3k.bkn.go.id/ untuk seleksi PPPK
Saat ini, pelaksanaan seleksi untuk calon peserta yang berminat mengikuti seleksi ASN 2021 masih belum dibuka.
Seleksi sekolah pendidikan kedinasan dimulai April 2021, kemudian rekrutmen untuk PPPK guru rencananya akan dilaksananakan pada Mei-Juni 2021.
Sedangkan untuk rekrutmen CPNS dan PPPK non-guru juga rencananya akan dilaksanakan pada Mei-Juni 2021.
Mengutip Kompas.com, Jumat (26/3/2021) kebutuhan ASN pada 2021 adalah sebanyak 1.275.387 orang.
Dari jumlah tersebut, kebutuhan ASN terdiri dari: Instansi pemerintah pusat sebanyak 83.669 orang Instansi di daerah sebanyak 1.191.718 orang
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo mengatakan, seleksi ASN pada tahun ini akan difokuskan untuk mengisi kebutuhan tenaga teknis.
"Ini sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo kepada Kementerian PANRB, agar memperbanyak tenaga teknis yang bisa langsung terjun ke masyarakat dalam rangka mengurangi ASN yang melaksanakan tugas administrasi," kata Tjahjo dikutip Bangkapos.com dari Kompas.com.
Berikut alokasi formasi yang paling dibutuhkan pemerintah pusat, provinsi, dan daerah:
1. Pemerintah pusat
Formasi dengan alokasi terbanyak untuk pemerintah pusat terdiri dari:
- Jabatan dosen
- Penjaga tahanan
- Penyuluh keluarga berencana
- Analisis perkara peradilan
- Pemeriksa.
2. Pemerintah provinsi
Formasi dengan alokasi terbanyak bagi pemerintah provinsi terdiri dari:
Jabatan guru meliputi:
- Bimbingan konseling
- Guru teknologi informasi dan komputer
- Guru matematika.
Tenaga kesehatan terdiri dari:
- Perawat
- Dokter
- Asisten apoteker.
Jabatan teknis terdiri dari:
- Pranata komputer
- Polisi kehutanan
- Pengawas benih tanaman.
3. Pemerintah daerah
Formasi dengan alokasi terbanyak bagi pemerintah daerah kabupaten dan kota terdiri dari jabatan guru, tenaga kesehatan, dan jabatan teknis.
Jabatan guru terdiri dari:
- Guru kelas
- Guru pendidikan jasmani, olah raga dan kesehatan
- Guru bimbingan konseling.
Tenaga kesehatan terdiri dari:
- Perawat
- Bidan
- Dokter.
Sedangkan untuk jabatan teknis terdiri dari:
- Penyuluh pertanian
- Auditor
- Pengelola pengadaan barang/jasa.
Berikut adalah nama instansi dan data formasi yang diperlukan untuk CPNS lulusan SMA pada penerimaan sebelumnya:
1. Kemenkumham
Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) membuka lowongan CPNS terbesar dengan syarat lulusan SMA/SMK.
Dari data yang dihimpun, Kemenkumham membutuhkan 3.532 formasi khusus lulusan SMA sederajat atau lulusan SMA/SMK/MA di tahun 2019.
Ini bisa saja dibuka lagi di tahun 2021.
Rinciannya, 2.875 formasi diperuntukkan bagi pemegang ijazah SMA sederajat dengan jabatan penjaga tahanan atau sipir.
Total formasi yang dibuka ada 101 putra/putri Papua dan Papua Barat dan 2.774 untuk formasi umum.
Selain itu, Kemenkumham memberikan sebanyak 2.774 formasi umum yang terdiri dari 2497 pria dan 277 wanita.
Informasi resmi lengkap hanya di link Kemenkumham https://cpns.kemenkumham.go.id.
2. Kejaksaan Agung
Pada Kejaksaan Agung terdapat 2.000 lowongan formasi seleksi CPNS 2019 untuk lulusan SMA sederajat .
2 jabatan dalam formasi CPNS tersebut adalah tahanan pengawal tahanan atau narapidana dan pengemudi kapten.
Pengawal tahanan atau narapidana dibutuhkan sebanyak 1000 formasi, begitu juga dengan pengemudi kapten sebanyak 1000 formasi.
Untuk jumlah pengawal tahanan atau narapidana diperlukan formasi putra/putri papua sebanyak 2 orang dari 1.000 formasi.
Sementara 998 orang di alokasikan untuk umum.
Sama seperti pengawal tahanan atau pengawal narapidana, kuota pengemudi tahanan juga dibagi dalam 2 jenis formasi, yakni putra-putri Papua sebanyak 2 orang dari 1.000 formasi dan 988 orang dialokasikan untuk umum.
Informasi resmi lengkap cek https://rekrutmen.kejaksaan.go.id.
3. Kementrian LHK
Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) juga memberikan jatah bagi lulusan SMK.
Diketahui, ada sebanyak 80 formasi yang dibuka KLHK untuk pemegang ijazah SMK.
Dari 80 formasi tersebut hanya diperuntukkan pada jabatan pelaksana pemula atau pemula polisi kehutanan.
Informasi lengkap resmi pada https://ropeg.menlhk.go.id.
4. Kementan
Selanjutnya, Kementerian Pertanian membuka sebanyak 45 formasi untuk pelaksana pemula/pemula paramedik karantina hewan.
Jabatan ini hanya dibuka sebanyak 26 kursi.
Kemudian ada jabatan pelaksana pemula/pemula paramedik veteriner dengan formasi 9 kursi dan pelaksana pemula/pemula pengawas benih tanaman 2 kursi.
Jabatan lain adalah pelaksana pemula/pemula paramedik pengawas mutu pakan, 5 kursi, pemeliharaan kebun, 2 kursi dan pelaksana pemula/pemula pengendali organisme pengganggu tumbuhan, 1 kursi.
Informasi lengkapnya ada di https://cpns.pertanian.go.id.
5. Kemendikbud
Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) juga turut membuta seleksi CPNS 2019 untuk jalur SMA/SMK.
Terdapat sebanyak 11 formasi yang terbagi atas 3 jabatan.
Yakni, pengadministrasian keuangan sebanyak 3 formasi, teknisi laboratorium sebanyak 2 formasi, dan teknisi pemetaan dan penggambaran sebanyak 6 formasi.
Informasi lengkap cek di https://cpns.kemdikbud.go.id.
6. BIN
Bagi Anda yang berminat menjadi bagian darii Badan Intelijen Negara (BIN) menerima 200 lulusan SMA atau sederajat menjadi CPNS.
BIN membutuhkan posisi pranata komputer pelaksana pemula pada Sub Direktorat Liaison, Direktorat Kerja Sama Internasional, dan Deputi Bidang Intelijen Luar Negeri.
Bagi anda yang tertarik mengikuti tes CPNS 2021, ada baiknya mempersiapkan diri dari sekarang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bangka/foto/bank/originals/tes-cpns-surabaya.jpg)