Breaking News:

Kebijakan Rapid Test Ulang di Bandara & Pelabuhan Berakhir, 10 Penumpang Terjaring dalam 7 Hari

Kebijakan Rapid Test Antigen ulang untuk setiap penumpang yang tiba di Provinsi Bangka Belitung berakhir pada hari ini, Senin (24/5/2021).

Penulis: Riki Pratama
Editor: M Ismunadi
IST/Satgas Covid-19 Babel
Mobil Ambulance milik Pemprov Babel  melakukan penjemput penumpang asal Palembang, di Bandara Depati Amir, karena hasil rapid test ulang dinyatakan positif Covid-19, pada Minggu (24/5/2021) kemarin. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA- Kebijakan Rapid Test Antigen ulang untuk setiap penumpang yang tiba di Provinsi Bangka Belitung berakhir pada hari ini, Senin (24/5/2021).

Sebelumnya kebijakan tersebut, dijalankan berdasarkan keputusan Gubernur Bangka Belitung sesuai surat edaran (SE) nomor: 550 /0315/Dishub.

Tujuanya untuk mengatur berkaitan tentang antisipasi perjalanan masyarakat yang akan memasuki wilayah Provinsi Bangka Belitung terbebas dari Covid-19.

Sekretaris Percepatan, Penanganan, Satgas Covid-19 Babel, Mikron Antariksa, mengatakan, mereka telah melakukan apel penutupan, berkaitan berakhirnya kebijakan rapid test ulang di bandara dan pelabuhan.

"Tidak akan dilanjutkan lagi karena saat ini kita mengikuti kebijakan pusat. Cuman yang membedakan di Bangka Belitung, apabila masuk ke Babel penumpangnya harus tes rapid test antigen dari tempat asalnya, bukan GeNose,"jelas Mikron Antariksa kepada Bangkapos.com, Senin (24/5/2021).

Kemudian untuk, penumpang yang keluar dari Provinsi Bangka Belitung, menurutnya masih dapat menggunakan hasil pemeriksaan rapid test antigen ataupun GeNose.

"Kalau ia keluar Babel ingin ke Jakarta, Belitung, Palembang masih bisa menggunakan rapid test antigen dan GeNose. Kita hanya memberlakukan untuk yang masuk ke Babel saja, sehingga mereka dianggap clear terbebas dari Covid-19,"ujarnya.

Ia menambahkan, jumlah total terdapat 10 orang penumpang terjarung positif Covid-19 selama dilaksanakan kebijakan surat edaran (SE) sejak (17/5/2021) lalu.

"Baik yang melakukan swab rapid test ulang, maupun temuan administrasi dari pelabuhan pengirim yang loloskan penumpang positif,"katanya.

Sementara Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman, mengatakan dengan telah dilaksanakan kebijakan tersebut, tentunya telah banyak menjaring penumpang yang positif Covid-19.

"Yang dilakukan bagus yang terjaring positif Covid-19 ada, kita melakukan itu jangan sampai masyarakat yang datang ke Babel mebawa Covid-19. Jadi kita mengantisipasi itu,"ujar Gubernur Babel Erzaldi.

Erzaldi juga mengingatkan tim Satgas juga tidak hanya fokus untuk warga yang datang ke Babel, tetapi warga di dalam Babel juga harus patuh untuk mematuhi protokol kesehatan Covid-19.

"Kita di dalam Bangka Belitung jangan tidak menjalankan protokol kesehatan walaupun saat sekarang kita lihat sudah mulai turun,"jelasnya.

Hingga Minggu (23/5/2021) kemarin, berdasarkan data dari Satgas Covid-19 Babel, kasus positif Covid-19 di Babel telah mencapai 16.859 kasus dengan tambahan kasus baru 183 orang, sembuh bertambah 133 orang, total 15.183 kasus dan meninggal dunia total 251 kasus. (Bangkapos/Riki Pratama)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved