Breaking News:

Masuk Bangka Belitung Wajib Antigen, Nirmala Sempat Kaget Tapi Lolos Pemeriksaan, Ini Rahasianya

RAUT wajah Nirmala Sari seketika berubah ketika diminta petugas Satgas Covid-19 menunjukkan surat bebas covid-19

Penulis: Edy Yusmanto (CC) | Editor: Edi Yusmanto
Bangkapos.com/Cici Nasya Nita
Penumpang pesawat Batik Air dilakukan rapid test antigen ulang di Bandara Depati Amir Pangkalpinang saat mendarat di Bandara Depati Amir Pangkalpinan. (ilustrasi foto) 

BANGKAPOS.COM - RAUT wajah Nirmala Sari seketika berubah ketika diminta petugas Satgas Covid-19 menunjukkan surat bebas covid-19 atau surat telah menjalani rapid test antigen di Bandara Depati Amir Kota Pangkalpinang, Sabtu (22/5/2021). 

Untungnya, Nirmala sudah mengantongi surat yang dimaksud.

Hanya dengan menunjukkan surat bukti 'negatif' covid-19 itu, perjalanan Nirmala untuk keluar bandara lancar. 

"Sempat kaget tapi cuma diminta KTP dan surat itu (rapid antigen), bisa langsung jalan," kata Nirmala kepada bangkapos.com Senin (24/5/2021).

Tes antigen sudah dijalani Nirmala di Bandara Internasional Yogyakarta sebelum keberangkatan. 

Sebenarnya, tidak ada niatan untuk antigen.

GeNose menjadi pilihan kala itu.

Hanya saja, karena jadwal pesawat berangkat pagi petugas GeNose di bandara itu belum ada. 

Alhasil, Nirmala diarahkan tes antigen di lantai bawah.

"Saya sama suami pulang liburan, subuh dari hotel. Pesawat jam 8 terbang. Tiba di bandara sekitar pukul 06.30 WIB tidak bisa GeNose, katanya belum buka, jam 8 pagi baru buka. Makanya disuruh antigen. Karena buru-buru ya kami antigen, bayar satu orang Rp170 ribu, berdua Rp340 ribu. Sebentar, hidung dicolok lalu surat negatif antigen keluar. Makanya kami bisa terbang, alhamdulilah," papar Nirmala. 

Halaman
123
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved