Breaking News:

Viral Kisah Penjual Pecel Lele, Merintis Usaha dari Nol, Pulang Kampung Bawa Lamborghini Aventador

Saya merantau waktu zaman tahun 1992. Karena orangtua kan sudah ke Jakarta sejak tahun 1988, jualan sea food, pecel lele, gitu-gitu di

Editor: Iwan Satriawan
Ist Kompas.com
Syaiful penjual pecel lele naik mobil mewah Lambhorgini di kampung halamannya di Lamongan Jatim. (IST) 

Lulus SMP langsung merantau

Kepada Kompas.com, Syaiful bercerita banyak tentang perjalanan hidupnya hingga menuai kesuksesan seperti saat ini.

Awalnya, setelah lulus SMP di Lamongan, Syaiful memutuskan untuk pergi merantau ke ibu kota menyusul orangtuanya yang telah lebih dulu mengadu nasib di sana.

"Saya merantau waktu zaman tahun 1992. Karena orangtua kan sudah ke Jakarta sejak tahun 1988, jualan sea food, pecel lele, gitu-gitu di daerah Sunter," terangnya melalui sambungan telepon, Minggu (23/5/2021).

Kala itu, Syaiful turut membantu orangtuanya dalam berjualan, misalnya seperti mencuci piring, belajar memasak, dan lain sebagainya.

Hingga akhirnya, Syaiful muda sedikit demi sedikit mulai memahami tentang teknik berjualan seperti yang diturunkan orangtuanya.

"Sampai akhirnya bisa bikin warung pecel lele sendiri di Kelapa Gading sekitar tahun 1994, sejarahnya seperti itu, awalnya usaha kecil-kecilan di pinggir jalan, kaki lima," kata dia.

Mulai membuka warung pecel lele

Tak lama setelah berhasil mendirikan warung sendiri, Syaiful telah memiliki banyak langganan. Tak tanggung-tanggung, mereka berasal dari klub-klub sepeda motor.

Berangkat dari situ, Syaiful mencoba menaruh sepasang hingga dua pasang sepatu di atas meja warungnya untuk dijual.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved