Breaking News:

Liga Champions

Final Liga Champions 2021 Jadi yang Ketiga Bagi Pep Guardiola, Dulu Terasa Mudah Bersama Barcelona

Pep mengaku  pernah mengalami momen di mana laga final Liga Champions terasa seperti momen santai meminum kopi.

Editor: Dedy Qurniawan
TWITTER.COM/SKYSPORTSSTATTO
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola. 

BANGKAPOS.COM - Final Liga Champions 2021 yang mempertemukan Manchester City kontra Chelsea adalah final yang ketiga bagi seorang Pep Guardiola.

Pep Guardiola saat ini tengah mempersiapkan tim asuhannya, Man City, menghadapi laga final Liga Champions 2020-2021.

Partai final Liga Champions 2020-2021 yang digelar di Estadio do Dragao, Porto, Portugal, mempertemukan Man City vs Chelsea, Sabtu (29/5/2021), atau Minggu dini hari pukul 02.00 WIB.

Pep punya kisah bersama Barcelona melalui dua final Liga Champions sebelumnya.

Saat bersama Barcelona, Pep Guadiola mengaku bahwa menjadi juara adalah hal yang mudah.

Saking mudahnya, Pep Guardiola bahkan mengibaratkan final Liga Champions saat itu tak ubahnya minum kopi.

Hal ini diungkap Pelatih Man City, Pep Guardiola, saat mengisahkan pengalamannya di Bobo TV, kanal streaming Twitch milik eks penyerang Inter Milan, Christian Vieri.

Di sana, Pep mengaku  pernah mengalami momen di mana laga final Liga Champions terasa seperti momen santai meminum kopi.

Guardiola bakal menyambut final Liga Champions ketiganya dalam kapasitas sebagai pelatih.

Sebelumnya, peracik taktik kelahiran Santpedor itu mengantar Barcelona dua kali juara Liga Champions pada 2009 dan 2011.

Guardiola mengisahkan sisi menarik dari pengalaman indahnya bersama Barcelona tersebut di Bobo TV, kanal streaming Twitch milik eks penyerang Inter Milan, Christian Vieri.

Menurut Guardiola, terasa sangat mudah menjuarai Liga Champions bersama Barcelona yang dibekali materi pemain-pemain berkualitas, salah satunya tentu adalah Lionel Messi.

Dalam beberapa kali kesempatan, Guardiola memang tak gengsi atau malu mengakui bahwa kesuksesannya meraih sepasang titel Liga Champions bersama Barca adalah karena keberadaan Messi.

Laga final Liga Champions yang penuh dengan tekanan pun terasa seperti partai persahabatan.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved