Breaking News:

Advertorial

Kejari Babar Ikuti Zoom Meeting Penanganan Tindak Pidana Narkotika dan Implementasi Rehabilitasi

Pemerintah terus berupaya mensosialisasikan serta mengoptimalkan upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan

Penulis: Iklan Bangkapos | Editor: M Ismunadi
Ist (Kejari Bangka Barat)
Kajari Bangka Barat Helena Octavianne bersama Kasi Pidum dan Jaksa Fungsional mengikuti Zoom Meeting Penanganan Tindak Pidana Narkotika dan Implementasi Rehabilitasi, Senin (24/05/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Pemerintah terus berupaya mensosialisasikan serta mengoptimalkan upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN dan PN), terlebih dengan  Indonesia ditetapkan dalam kondisi darurat Narkoba oleh Presiden Joko Widodo.

Atas dasar hal tersebut, Kejaksaan Negeri Bangka Barat mengikuti Zoom Meeting melalui sarana Vicon (Video Conference), Senin (24/05/2021) terkait "Penanganan Perkara Tindak Pidana Narkotika dan Implementasi Rehabilitasi".  Kegiatan Zoom Meeting yang dimulai pada pukul 08.00 WIB di ikuti oleh Kajari Bangka Barat Helena Octavianne, Kasi Pidum dan Jaksa Fungsional.

Suasana Zoom Meeting Penanganan Tindak Pidana Narkotika dan Implementasi Rehabilitasi yang di ikuti oleh Kejari Bangka Barat
Suasana Zoom Meeting Penanganan Tindak Pidana Narkotika dan Implementasi Rehabilitasi yang di ikuti oleh Kejari Bangka Barat (Ist (Kejari Bangka Barat))

Kegiatan yang juga di ikuti Kejaksaan Tinggi dan Kejaksaan Negeri seluruh Indonesia ini diawali pembukaan oleh Direktur Narkotika dengan dua narasumber, yaitu Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (JAMPIDUM) dan Jaksa Agung Muda Pengawasan (JAMWAS). Pada salah satu sesinya, Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (JAMPIDUM) menegaskan hal penting agar ke depan, Jaksa dalam menerapkan tuntutan harus yang berkeadilan serta menyamakan pemahaman terhadap tuntutan dan regulasi rehabilitasi.

Kegiatan Zoom Meeting yang juga di ikuti oleh Kejaksaan Tinggi dan Kejaksaan Negeri seluruh Indonesia
Kegiatan Zoom Meeting yang juga di ikuti oleh Kejaksaan Tinggi dan Kejaksaan Negeri seluruh Indonesia (Ist (Kejari Bangka Barat))

"Kejaksaan adalah lembaga pengendali proses perkara (Dominus Litis), karena hanya institusi Kejaksaan yang dapat menentukan apakah suatu kasus dapat diajukan ke Pengadilan atau tidak berdasarkan alat bukti yang sah menurut Hukum Acara Pidana," Ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama Jaksa Agung Muda Pengawasan (JAMWAS) juga menyampaikan, agar Jaksa selalu mengamalkan nilai-nilai Tri Krama Adhyaksa dalam setiap kesempatan dan mengedepankan Integritas, karena seluruh pegawai Kejaksaan adalah cerminan dari Institusi Kejaksaan.

Berbicara kepada bangkapos.com , Selasa (25/05/2021), Helena Octavianne selaku Kepala Kejaksaan Negeri Bangka Barat sangat mendukung upaya tersebut, dirinya berharap Tindak Pidana Narkotika dapat diberantas sampai ke akar-akarnya, karena perkara Narkotika ini merupakan bahaya laten yang bisa merugikan semua lapisan masyarakat tanpa memandang umur dan status sosial. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved