Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Mengaku Sudah Divaksin, Parahudin Sempat Tolak Rapid, 200 Orang Dites Antigen di Tempat

Parahudin, tampak gelisah saat dipanggil oleh Tim Gabungan Satgas Covid-19 Kota Pangkalpinang yang menggelar rapid antigen.

Bangkapos.com/Yuranda
Tim gabungan satgas covid-19 Kota Pangkalpinang, rapid antigen di pusat perbelanjaan Ramayana Kota Pangkalpinang, Selasa (25/5/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Parahudin, tampak gelisah saat dipanggil oleh Tim Gabungan Satgas Covid-19 Kota Pangkalpinang yang menggelar rapid test antigen secara dadakan di depan Pusat Perbelanjaan Ramayana, Selasa (25/5/2021).

Pria asal Bangka Selatan ini, awalnya menolak saat ingin dites. Namun dirinya tidak bisa mengelak saat tim medis, menariknya ke tempat pengambilan sampel lendir hidung.

Dirinya sempat menolak saat dilakukan rapid test antigen, lantaran ia sudah dilakukan vaksin oleh Satgas Covid-19 di Bangka Selatan.

Waktu itu Parahudin, sedang berjalan ke Pusat Perbelanjaan, ingin membeli peralatan mesin.

"Saya sudah divaksin, kenapa masih diswab juga. Saya pakai masker kok," kata Parahudin, saat dibawa ke tempat posko pengambilan sampel lendir, di depan Halaman Pusat Perbelanjaan Ramayana, Kota Pangkalpinang, Selasa (25/5/2021).

Namun dirinya tidak bisa berbuat banyak, hanya mengikuti yang telah diarahkan oleh Tim Gabungan tersebut.

"Tadinya saya jalan ingin membeli alat mesin, saya dari Basel. Kami juga sudah divaksin kenapa harus dites juga," ungkapnya

Pantauan Bangkapos.com, sejumlah pengguna jalan yang tidak menggunakan masker disetop, selanjutnya mereka diarahkan ke Posko yang sudah disiapkan guna pengambilan sampel.

Selain penggunaan jalan yang melintas, Tim Gabungan Satgas Covid-19 yang terdiri dari Dinkes, BPBD, Polres Pangkalpinang dan TNI, juga mengambil sampel lendir hidung terhadap karyawan Ramayana, dan pedagang sekitar tempat tersebut.

Sebanyak 200 orang yang diambil sempel secara mendadak dinyatakan negatif atau tidak terpapar covid-19.

"Sebanyak 200 orang sudah kita ambil sampelnya, tidak ada yang positif. Jika ditemukan hasil rapid positif akan dirujuk karantina di wisma karantina eks Puskesmas Girimaya, " kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang dr. Masagus M Hakim, di lokasi.

Bangkapos.com/Yuranda

Penulis: Yuranda
Editor: El Tjandring
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved