Breaking News:

Erzaldi Antusias Saksikan Ujicoba Teknologi Turbo Jet di Kapal Nelayan

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi menyaksikan ujicoba teknologi turbo jet untuk kapal nelayan bermesin 8,5 PK.

Penulis: edwardi | Editor: M Ismunadi
Bangkapos.com/Edwardi
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi menyaksikan ujicoba teknologi turbo jet untuk.kapal nelayan bermesin 8,5 PK di dermaga Lingkungan Nelayan 2 Kelurahan Sungailiat Kecamatan Sungailiat, Rabu (26/05/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi menyaksikan ujicoba teknologi turbo jet untuk kapal nelayan bermesin 8,5 PK di dermaga Lingkungan Nelayan 2 Kelurahan Sungailiat Kecamatan Sungailiat, Rabu (26/05/2021).

Selain itu dilakukan penandatanganan MoU kerjasama penggunaan teknologi turbo jet ini antara Ketua Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama (SNNU) Kabupaten Bangka, Lukman dengan Direktur Polman Babel I Made Andik Setiawan serta Kepala Lingkungan Nelayan 2, Sarifudin.

kegiatan ini dihadiri perwakilan Polda Babel, Kepala DKP Babel, Kepala Dinas Pendidikan Babel, 
tokoh masyarakat, tokoh agama, pimoinan ormas, para nekayan  dan tamu undangan lainnya.

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi menyaksikan ujicoba teknologi turbo jet untuk.kapal nelayan bermesin 8,5 PK di dermaga Lingkungan Nelayan 2 Kelurahan Sungailiat Kecamatan Sungailiat, Rabu (26/05/2021).
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi menyaksikan ujicoba teknologi turbo jet untuk.kapal nelayan bermesin 8,5 PK di dermaga Lingkungan Nelayan 2 Kelurahan Sungailiat Kecamatan Sungailiat, Rabu (26/05/2021). (Bangkapos.com/Edwardi)

Ketua SNNU Kabupaten Bangka, Lukman mengatakan kegiatan ini dilaksanakan berkat kerjasama SNNU Kabupaten Bangka dengan Polman Babel dalam rangka ujicoba teknologi turbo jet untuk kapal nelayan di lingkungan Nelayan 2 Sungailiat.

"Kami ucapkan terima kasih kepada Polman Babel yang sudah bekerja sama untuk melakukan ujicoba teknologi turbo jet, setelah ujicoba ini dan dinyatakan berhasil maka kami berhasil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung bisa membantu pengadaan peralatan ini untuk membantu para nelayan," harap Lukman.

Lukman menambahkan sesuai aspirasi masyarakat nelayan juga meminta agar muara Nelayan 2 ini bisa dikeruk dan diperdalam.

"SNNU beberapa waktu lalu sudah melakukan penyebaran rumpon dan nelayan juga meminta agar pihak Pemprov Babel bisa membantu juga untuk melakukan penyebaran beberapa rumpon lagi," harap Lukman.

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi menyaksikan ujicoba teknologi turbo jet untuk.kapal nelayan bermesin 8,5 PK di dermaga Lingkungan Nelayan 2 Kelurahan Sungailiat Kecamatan Sungailiat, Rabu (26/05/2021).
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi menyaksikan ujicoba teknologi turbo jet untuk.kapal nelayan bermesin 8,5 PK di dermaga Lingkungan Nelayan 2 Kelurahan Sungailiat Kecamatan Sungailiat, Rabu (26/05/2021). (Bangkapos.com/Edwardi)

Sementara La Ode Asmadi, warga Nelayan 2 Kelurahan Sungailiat mengatakan program teknologi turbo jet ini sangat bermanfaat bagi nelayan, karena kecepatan perahu lebih meningkat dan bahan bakar mesin juga tetap irit.

"Namun untuk kapal dan.medin yang diujicoba  ini kapasitas mesinnya masih kecil hanya 8,5 PK, sedangkan saat ini para nelayan kebanyakan sudah menggunakan mesin di atas 20 PK, jadi ko berharap ke depan dilakukan ujicoba untuk mesin kapal yang standar atau lebih banyak digunakan nelayan, mudah-mudahan hasilnya bisa lebih ekonomis dan bermanfaat bagi banyak nelayan," harap La Ode Asmadi.

Sedangkan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi mengatakan tadi saat  ujicoba sudah berbicara dengan pak Hardiansah, Dosen Polman Babel agar dibuat ujicoba teknologi turbo jet di mesin.kapal 18 PK ke atas.

"Saya tadi minta waktu dua minggu lagi sudah selesai dan bisa diujicoba, nanti dua Minggu lagi saya kesini lagi, tolong nelayan siapkan dua perahu yang beratnya sama, tiga penumpang dengan berat badan sama untuk masing-masing kapal, perahu A pakai teknologi turbo jet dan perahu B pakai baling-baling biasa, nanti kita uji bersama bagaimana kecepatannya dalam jarak tempuh yang sama, kapal mana yang lebih dulu sampai dan berapa banyak BBM yang dikeluarkan," kata Erzaldi.

Dilanjutkannya, kalau memang teknologi turbo jet ini lebih efisien dan Kuta perbaiki kekurangannya, setelah dirasakan lebih baik baru dilakukan produksi secara massal.

"Saya juga datang membawa Kepala Dinas Pendidikan dan Kabid SMK dan Dinas Kelautan dan Perikanan , saya minta ada SMK yang membuka kurikulum khusus turbo jet ini, sehingga kalau ada yang rusak bisa ada yang memperbaikinya, Insyaallah dua Minggu lagi saya datang lagi kesini untuk ujicoba di mesin yang sesuai standar nelayan kebanyakan menggunakannya," tukas Erzaldi. (Bangkapos.com/Edwardi)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved