Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Kasus Covid-19 Masih Tinggi, Satgas Covid-19 Bangka Belum Berikan Rekomendasi untuk KBM Tatap Muka

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Bangka, Boy Yandra menegaskan hingga saat ini pihaknya belum memberikan rekomendasi KBM Tatap Muka.

Dok/Boy Yandra
Boy Yandra, Jubir Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka. 

BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka, Boy Yandra menegaskan hingga saat ini pihaknya belum memberikan rekomendasi terkait dengan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka untuk sekolah-sekolah di Kabupaten Bangka.

Pasalnya, kasus penularan wabah virus corona di Kabupaten Bangka saat ini masih sangat tinggi. 

Bahkan ada beberapa kelurahan dan desa yang diminta untuk melakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro.

"Sampai saat ini belum ada surat dari Ketua Satgas Covid-19 Kabupaten Bangka yang menyatakan bahwa proses belajar mengajar dari tingkat PAUT, TK, SD dan SMP bisa dilaksanakan,"  jelas Boy Yandra kepada Bangkapos.com, Rabu (26/05/2021).

Sebelumnya, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka pada hari ini Senin (24/05/2021) menghentikan kegiatan belajar (KBM)) tatap muka di satu madrasah tsanawiyah (MTs) yang di wilayah Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka.

Diakui Bangka, Boy Yandra pihaknya mendapat laporan dari masyarakat ada MTs yang sudah melakukan kegiatan belajar mengajar tatap muka.

Padahal belum ada instruksi dari Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka untuk melakukan KBM tatap muka.

"Kami mendapatkan aduan dari masyarakat kalau ada satu sekolah MTS di Mendo Barat yang hari ini melakukan proses belajar mengajar tatap muka. Jadi kami  langsung ke lapangan dan  untuk dihentikan," kata Boy Yandra.

Untuk itu , Boy Yandra meminta kepada pihak-pihak terkait terutama pihak sekolah untuk tidak melakukan KBM tatap muka mengingat masih tingginya jumlah warga yang tertular virus Corona.

Menurutnya, jika Kabupaten Bangka sudah masuk dalam zona kuning atau hijau maka proses KBM tatap muka bisa dilaksanakan.

"Sampai hari ini kami belum memberikan surat rekomendasikan bahwa sekolah bisa dibuka. Kami minta pihak sekolah yang sudah melakukan proses belajar agar untuk dihentikan sementara sampai menunggu surat edaran dari ketua satgas Covid-19 dikeluarkan," imbau Boy Yandra.

(Bangkapos.com/Nurhayati)
 



Penulis: Nurhayati (CC)
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved