Breaking News:

RSUD Depati Bahrin Buka Layanan Konseling dan Terapis Self Hypnosis Bagi Pasien Covid-19

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depati Bahrin Sungailiat menyediakan layanan konseling serta terapis Self Hypnosis yang mulai dibuka.

Bangkapos.com/Edwardi
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depati Bahrin Sungailiat menyediakan layanan konseling serta terapis Self Hypnosis yang mulai dibuka sejak Selasa (25/05/2021). 

BANGJAPOS.COM, BANGKA -- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depati Bahrin Sungailiat menyediakan layanan konseling serta terapis Self Hypnosis yang mulai dibuka sejak Selasa (25/05/2021).

Layanan ini dilaksanakan guna memberikan rasa semangat serta untuk meningkatkan imunitas tubuh pasien positif Covid-19.

Direktur RSUD Depati Bahrin, dr Yogi Yamani mengatakan sejumlah pasien positif Covid-19 yang dirawat mengalami kecemasan dan ketakutan berlebihan, sehingga kondisi tersebut berdampak buruk terhadap imunitas pasien yang sangat diperlukan untuk pemulihan dari Covid-19.

"Banyak pasien yang merasa ketakutan dan cemas sehingga merasakan seolah-olah sesak nafas, padahal bisa saja diakibatkan dari paru-paru yang bekerja keras dari efek ketakutan, waspada boleh saja asalkan jangan berlebihan," kata Yogi, Rabu (26/05/2021).

Dilanjutkannya, guna mengantisipasi hal tersebut, pihak rumah sakit juga menyediakan konseling bagi para pasien rawat Covid-19, dengan saling berbagi cerita antar pasien Covid-19, sehingga memberikan ketenangan dan motivasi tersendiri bagi para pasien.

"Kita bisa menguatkan pasien secara emosionalnya sehingga dalam diri pasien akan muncul kepercayaan diri dengan menguatkan pemikiran 'aku harus sembuh. Tentunya kita bantu dengan konselor serta adanya pendampingan sebaya dari para pasien," ujar Yogi.

Sementara itu, Kepala Bidang Keperawatan RSUD Depati Bahrin, Jum Panata menyampaikan untuk layanan yang diberikan merupakan bentuk asuhan dari perawat. Sehingga setiap perawat juga harus memberikan pelayanan dan pendampingan yang nyaman bagi para pasien.

"Pelayanan yang kami berikan ini sebagian kami berikan secara individu ataupun kelompok tergantung dari kondisi pasien dan ruangan. Kami juga rutin mengajak pasien untuk senam untuk mengisi waktu dengan hal positif," kata Jum Panata. (Bangkapos.com/Edwardi)

Penulis: edwardi
Editor: M Ismunadi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved