Breaking News:

Tidak Membawa Surat Rapid Antigen, Empat Penumpang Kapal Diamankan Tim Satgas Penanganan Covid-19

Penumpang Kapal jenis speed boat kembali diamankan tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka Barat

Penulis: Rizki Irianda Pahlevy
Editor: M Ismunadi
Tidak Membawa Surat Rapid Antigen, Empat Penumpang Kapal Diamankan Tim Satgas Penanganan Covid-19 - 20210526_penumpang-speedboat-diamankan-01.jpg
istimewa
Penumpang kapal speed boat dilakukan pemeriksaan tes antigen, Rabu (26/05/2021).
Tidak Membawa Surat Rapid Antigen, Empat Penumpang Kapal Diamankan Tim Satgas Penanganan Covid-19 - 20210526_penumpang-speedboat-diamankan-02.jpg
Istimewa
Penumpang kapal speed boat dilakukan pemeriksaan tes antigen, Rabu (26/05/2021).

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Penumpang Kapal jenis speed boat kembali diamankan tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka Barat, usai diketahui tidak memiliki dokumen terkait kesehatan yakni surat keterangan rapid antigen.

Sebelumnya pada Kamis (20/05/2021) lalu pun terdapat 26 penumpang kapal yang berasal dari Dusun Jalur, Kecamatan Muara Salek, Kabupaten Musi Banyuasin, tiba di Muntok juga tanpa membawa surat rapid antigen.

Kini kejadian tersebut pun terulang kembali setelah empat orang penumpang kapal speed boat yang berasal dari Kelurahan Sungsang, Kecamatan Banyuasin II, Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan diamankan tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka Barat.

Diketahui para penumpang kapal tersebut memasuki wilayah perairan Muntok, dengan cara melalui perairan Pantai Batu Rakit.

Sekertaris Satgas penanganan Covid-19 Bangka Barat, Sidarta Gautama membenarkan pihaknya telah mengamankan empat penumpang kapal yang tidak memiliki dokumen surat keterangan rapid antigen.

"Hari ini kita temukan speed yang membawa tiga orang penumpang dan satu orang pengemudi speed dari Sungsang, kalau untuk tujuan Muntok dan tujuan ke Dusun Sukal," ujar Sidarta, Rabu (26/05/2021).

Diketahui dari keterangan Sidarta Gautama, para penumpang tersebut datang untuk bekerja sekaligus menemui keluarganya.

"Mereka ini keempatnya beralasan dua diantara mereka mau menjumpai keluarga, dua orang lagi katanya mau mencari udang," ucapnya.

Lebih lanjut usai diketahui tidak membawa surat keterangan rapid antigen, keempat penumpang kapal langsung dilakukan tes rapid antigen.

"Alhamdulillah hasilnya negatif semua, untuk tindakan selanjutnya untuk yang menjumpai keluarga karena hasilnya negatif kita persilahkan. Lalu untuk yang mencari udang hari ini juga, mereka akan kembali ke Sungsang," tuturnya.

Lebih lanjut Sidarta Gautama berharap agar kejadian tersebut tidak lagi terulang, sekaligus masyarakat dapat mematuhi protokol kesehatan untuk menekan penyebaran covid-19.

"Jangan seperti yang datang siang hari ini tidak memakai protokol kesehatan dan tidak mempunyai dokumen rapid, kita harapkan yang masuk tetap menggunakan protokol," katanya.

Sementara itu Tim Koordinator Satgas Angla Sekaligus Danpos AL Muntok, Kapten Laut Yuli Prabowo mengatakan, pihaknya berhasil mengamankan para penumpang kapal berkat laporan dari masyarakat.

"Iya benar untuk informasi yang kita dapatkan memang dari masyarakat, ada kapal speed boat yang masuk. Lalu kita sudah siaga tadi dan alhamdulillah, kita mendapati ternyata ia masuk melalui Pantai Batu Rakit. Kami juga himbau kepada masyarakat, untuk menggunakan jalur resmi yaitu menggunakan jalur di Pelabuhan Tanjung Kalian tentunya dengan menggunakan dokumen negatif rapid antigen," ungkap Kapten Laut Yuli Prabowo. (Bangkapos.com/Rizky Irianda Pahlevy)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved