Breaking News:

Hasil Autopsi Jasad Komposer Musik Gereja di Bengawan Solo, Tak Ada Tanda Tenggelam dan Kekerasan

Hasil autopsi tersebut menunjukkan jasad Yulius sudah membusuk saat ditemukan. Tak hanya itu, tidak ditemukan pula tanda kekerasan pada tubuh Yulius

Editor: Ardhina Trisila Sakti
Instagram @yuliuspanonpratomo
Yulius Panon Pratomo saat menggelar konser virtual untaian doa bagi arwah orang beriman pada (6/11/2020) 

Sebelum ditemukan tewas, Yulius sempat dilaporkan hilang sejak Minggu (23/5/2021).

Ia disebut tengah berada di Solo untuk memersiapkan konser di Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT).

"Ketika kami menemukan Mas Yulius sudah tidak ada di rumah harusnya jadwal geladi kotor," ucap Antonia.

"Geladi kotor itu hari Minggu (23/5/2021) rencana pukul 10.00 WIB. Kami sepakat akan berangkat pukul 07.00 WIB."

Setelah ditemukan, jasad Yulius disemayamkan di RSUD dr Moewardi Solo.

"Ini posisi Mas Yulius ada di RSUD Moewardi untuk diauotopsi," sambungnya.

Korban Asal Yogyakarta

Kepastian identitas korban dipastikan merupakan Yulius Ponan Pratomo seusai pihak keluarga datang untuk mengecek langsung jenazah di RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen.

Pada saat ditemukan jasad sudah agak sulit dikenali karena mulai membengkak.

"Keluarga baru saja datang, terus dikasih lihat foto dan sidik jari pembanding, sudah yakin, saudara Yulius," ungkap petugas kamar jenazah RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen, Dedi.

Halaman
1234
Sumber: TribunWow.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved