Breaking News:

Virus Corona di Bangka Belitung

Pasca Lebaran Kasus Covid-19 Bangka Belitung Melonjak, Klaster Perkantoran Meningkat,Ini Pemicunya

Jumlah warga yang tertular Covid-19 di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung terus bertambah.

Penulis: nurhayati | Editor: nurhayati
Bangkapos.com/Deddy Marjaya
Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid 19 Bangka Boy Yandra mengawasi jalannya swab antigen di massal di Kantor KBPP Bangka Kamis (27/5/2021) 

"Kita sudah melakukan swab di berbagai tempat di seluruh Bangka Belitung, seperti di Pangkalpinang, pusat belanja Ramayana, kafe dan tempat lainya dalam rangka memutus mata rantainya. Agar masyarakat yang keluar beraktivitas merasa aman tidak takut virus menyebar luas," kata Mikron.

Untuk mencegah penularan Covid-19 semakin meluas, mereka juga melakukan, testing dan tracing terhadap ketat masih dilakukan terhadap warga yang pernah berkontak erat dengan pasien positif Covid-19.

Bahkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Skala Mikro (PPKM) yang juga di perpanjang sehingga secara signifikan dapat mengurangi jumlah terkonfirmasi di tingkat RT/RW dan Kelurahan. 

"Kita juga mendorong Kota Pangkalpinang untuk segera melaksanakan PPKM ini. Karena dari enam kabupaten lain, Pangkalpinang belum melaksanakan PPKM mikro ini, untuk bisa mengendalikan laju penyebaran corona," katanya.

Rapid Test Antigen Ulang

Mikron menjelaskan sejak 24 Mei 2021 lalu mereka telah menghentikan kebijakan rapid test antigen ulang secara gratis diberlakukan di bandara dan pelabuhan.

Namun, mereka tetap melanjutkan pelaksanana rapid test antigen ulang bagi penumpang yang masuk ke Babel hanya menggunakan tes GeNose.

"Untuk rapid test antigen ulang tetap kita edarkan atau sampaikan bahwa untuk masuk wilayah Babel sebagai upaya pengetatan penyebaran corona, diagnosanya mengharuskan penumpang menggunakan rapid test antigen dari daerah asal.

Kami sudah melayangkan surat edaran ke Satgas daerah lainya yang memiliki akses untuk datang ke Bangka Belitung, baik dari Jakarta, Palembang, dan wilayah manapun yang mempunyai akses ke Babel untuk mengetahui aturan itu,"katanya.

Mikron, menegaskan penumpang yang masuk tanpa menggunakan rapid test antigen akan diminta untuk swab antigen ulang berbayar oleh tim Satgas yang berjaga di bandara.

Halaman
1234
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved