Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Vaksinasi Gotong Royong di Bangka Belitung Masih Proses Verifikasi Jumlah Perusahaan

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bangka Belitung, Thomas Yusman  mengatakan masih dalam rekap dan verifikasi untuk jumlah perusahaan yang telah

Dok/Bangkapos.com
Ketua Kamar Dagang Indoneisa (Kadin) perwakilan Bangka Belitung, Thomas Jusman 

BANGKAPOS.COM , BANGKA --  Vaksinasi Gotong Royong di Bangka Belitung masih belum dilaksanakan.

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bangka Belitung, Thomas Yusman  mengatakan masih dalam rekap dan verifikasi untuk jumlah perusahaan yang telah mengajukan diri.

"Mereka (Kadin Pusat) sedang melakukan resume data untuk memberikan informasi perusahaan yang telah terdaftar untuk melakukan vaksinasi gotong royong, belum dapat informasi saat ini," ungkap Thomas saat dikonfirmasi Bangkapos.com, Kamis (27/5/2021).

Dihubungi terpisah, Juru Bicara Vaksinisasi di Bangka Belitung sekaligus Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas III Pangkalpinang, dr Bangun Cahyo Utomo mengatakan masih sedikit perusahaan di Babel yang mengajukan diri.

Menyikapi hal itu, Thomas belum dapat membeberkan secara pasti sebab data jumlah perusahaan belum diterima Kadin Bangka Belitung.

"Kemungkinan iya (masih sedikit yang mendaftar-red) tetapi kita belum punya data jadi saya belum bisa menanggapi. Kalau data udah dapat tentu pasti ketahuan," kata Thomas.

Dia membeberkan kemungkinan masih sedikit perusahaan yang mendaftarkan diri, ketika sosialisasi beberapa waktu lalu, masih banyak yang bingung dengan harga vaksinasi yang belum dicantumkan pada saat itu.

Sekadar informasi, perusahan yang ingin melakukan vaksinasi gotong royong terhadap para karyawan dapat mendaftarakan dengan melalui link pendaftaran di laman https://vaksin.kadin.id/#!/kuesioner. 

Sementara, satu diantara jenis vaksin yang akan digunakan untuk vaksinasi gotong royong adalah Sinopharm dengan harga Rp 850.000 per karyawan sudah dua kali disuntik vaksin dan termasuk biaya tenaga medis.

Thomas menambahkan dalam hal mempercepat vaksinasi gotong royong dilaksanakan, Kadin Babel sudah berkirim surat kepada Kadin Pusat, agar Babel menjadi provinsi yang diprioritaskan menimbang kasus Covid-19 yang cukup tinggi.

"Kami sudah bikin surat itu dan ditanggapi dengan baik. Harapannya ditanggapi, memang sudah ditanggapi, kita tunggu datanya, karena memang tidak boleh keluar dari sistem jadi yang diprioritaskan pasti yang sudah mendaftarakan. Kita juga sudah melakukan sosialisasi kepada perusahaan," kata Thomas.

(Bangkapos.com/Cici Nasya Nita)

Penulis: Cici Nasya Nita
Editor: nurhayati
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved