Breaking News:

Berita Belitung

10 Anak Muda Belitong Geopark Youth Community Ikuti Workshop Indonesia Geopark Youth Forum

Sepuluh anak muda yang tergabung dalam Belitong Geopark Youth Community (BGYC) mengikuti Workshop Indonesia Geopark Youth Forum (IGYF) secara virtual.

Penulis: rusmiadi | Editor: El Tjandring
istimewa
Anak muda yang tergabung dalam Belitong Geopark Youth Community (BGYC) mengikuti Workshop Indonesia Geopark Youth Forum (IGYF) secara virtual di Geopark Information Center, Kamis (27/5/2021). 

BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Sepuluh anak muda yang tergabung dalam Belitong Geopark Youth Community (BGYC) mengikuti Workshop Indonesia Geopark Youth Forum (IGYF) secara virtual di Geopark Information Center, Kamis (27/5/2021).

Workshop ini mengambil tema Peningkatan Kapasitas Pemuda untuk Pengembangan Geopark Secara Berkelanjutan. Kesepuluh pemuda ini adalah hasil dari seleksi sebelumnya yang diikuti sekitar 200 peserta dari seluruh geopark yang ada. Yaitu dari enam geoprak yang berstatus  UNESCO  Global Geopark (UGG)  dan 13 geopark yang masih berstatus Geopark Nasional.

Mereka diharuskan menulis essay minimal 500 kata berkaitan dengan geopark, lalu wajib memaparkan dalam bahasa Inggris dengan menggunakan video yang harus diunggah di akun medsos mereka. BGYC adalah kumpulan anak muda berusia dari 18 -24 tahun.

" Mereka adalah anak-anak SMA dan mahasiswa. Kebetulan saat ini yang mahasiswa sedang kuliah online, dan semua yang bergabung di BGYC adalah pemuda yang tertarik dengan Belitong Geopark," kata Yudianto Evan Setiawan, Manager GIC, dalam rilis dari Biro Humas dan Publikasi Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) Bangka Belutung (Babel), Riviani, Kamis (27/5/2021).

Yudianto menjelaskan, kesepuluh anggota BGYC yang mengikuti IGYF kal ini ini berasal dari seluruh Pulau Belitung, mereka terdiri dari Arry Aditsya Yoga,,Dimas Dwi Goestoro, Misfah Nur Rohmah, Putri Yulandari, Tri Wibowo. Selanjutnya, Sherlyn Chessa Akbar, Vahrul David Arianto, Vemy Alifa Susatio, Yusyarnubi, Adia Budjana.

Menurutnya geopark memiliki peran  sangat tinggi dalam keperdulian manusia dengan lingkungan. Karena itu dibutuhkan energi besar untuk berperan sebagai kekuatan penggerak yang berkelanjutan , yaitu pemuda. Sehingga hal ini Inilah dasar dibentuknya IGYF.

Acara workshop IGYF dilaksanakan selama tiga hari 27-29 Mei 2021, untuk menyeleksi peserta yang akan mengikuti program workshop ke 2 di Bali sebanyak 40 peserta.

Dan jika lolos dari workshop ke 2, akan dipilih tujuh peserta untuk mewakili Indonesia ke Jeju Korea Selatan.

"Belitong berpeluang karena sudah UGG. Semoga anak-anak muda ini tetap bersemangat. Karena mereka diberi kebebasan oleh Badan Pengelola (BP) Belitong Geopark untuk melakukan kegiatan misal survey, melakukan edukasi ke masyarakat, mengangkat kearifan lokal," tegas Yudianto.

Workshop ini bertujuan untuk mengangkat kapasitas pemuda dalam pengembangan geopark. Para pemuda harus meningkatkan wawasan, kepemimpinan, kewirauahaan, edukasi, konservasi juga perekonomian masyarakat berbasis keragaman geologi (geodiversity) , keragaman hayati (biodiversity) dan keragaman budaya (culture diversity) dalam kerangka geopark.

Sebagai kawasan yang memiliki nilai geologis, ekonomis, ekologis, cultural yang tinggi bagi masyarakat, maka geopark menjadi kawasan prioritas  dalam pengembangan wilayah.(*)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved