Breaking News:

Advertorial

Kejari Bangka Barat Ikuti Sosialisasi Tata Kelola Sistem Satu Data di Lingkungan Kejaksaan RI

Kejaksaan Negeri Bangka Barat mengikuti sosialisasi pedoman no 8 tahun 2021 yang diadakan oleh Kejaksaan RI

Penulis: Iklan Bangkapos | Editor: khamelia
Ist (Kejari Bangka Barat)
Kajari Bangka Barat, Helena Octovianne saat mengikuti Zoom meeting bersama Kejaksaan RI, Jum'at (28/05/2021). 

BANGKAPOS.COM, BANGKA — Kejaksaan Negeri Bangka Barat mengikuti sosialisasi pedoman no. 8 tahun 2021 yang di adakan oleh Kejaksaan RI tentang tata kelola sistem satu data di lingkungan Kejaksaan RI, Jum'at (28/05/2021).

Peserta sosialisasi di antaranya adalah Kejaksaan Tinggi dan Kejaksaan Negeri serta Cabang Kejaksaan Negeri di seluruh Indonesia. Sosialisasi yang dilaksanakan melalui media video tatap muka menggunakan aplikasi zoom ini menghadirkan narasumber yaitu, Asisten Umum (Asum) Jaksa Agung RI, Kuntadi, S.H.

Salah satu sesi dalam sosialisasi yang diadakan oleh Kejaksaan RI tersebut, narasumber mengatakan tujuan dari sosialisasi pedoman no. 8 tahun 2021 tentang tata kelola sistem satu data di lingkungan Kejaksaan RI ini, agar adanya actually dan penyeragaman pengelolaan sistem satu data di lingkungan Kejaksaan RI.

"Sehingga diharapkan agar tercapainya pembangunan proses bisnis pengelolaan data/informasi dalam perumusan bahan kebijakan penegakan hukum Jaksa Agung secara terintegrasi antar bidang tugas di Kejaksaan Agung, Kejaksaan Tinggi, Kejaksaan Negeri dan Cabang Kejaksaan Negeri," Katanya.

Salah satu slide sesi sosialisasi pedoman no. 8 tahun 2021 oleh Kejaksaan RI
Salah satu slide sesi sosialisasi pedoman no. 8 tahun 2021 oleh Kejaksaan RI (Ist (Kejari Bangka Barat))

Dirinya menambahkan, dengan terbangunnya basis data melalui satu data Kejaksaan sebagai sumber bahan kebijakan penegakan hukum Jaksa Agung, selanjutnya dapat tercapai tata kelola (business process) berbasis satu data Kejaksaan menjadi cepat, detail, akurat, aktual dan komprehensif.

Kemudian, melalui tata kelola satu data dalam rangka perumusan bahan kebijakan penegakan hukum, diharapkan mampu membawa Kejaksaan melangkah lebih dekat pada pemenuhan visi dan misinya serta lebih cepat dalam merespon perkembangan situasi dan kondisi.

"Ini akan mendukung pertumbuhan kepercayaan masyarakat (public trust) terhadap aparat penegak hukum. Penyiapan bahan kebijakan penegakan hukum secara cepat dan berkualitas bagi Kejaksaan, merupakan suatu keniscayaan dalam menghadapi perkembangan dinamika kemasyarakatan yang bergerak lebih cepat dibanding masa-masa sebelumnya," Pungkasnya.

Sosialisasi pedoman no. 8 tahun 2021 oleh Kejaksaan RI
Sosialisasi pedoman no. 8 tahun 2021 oleh Kejaksaan RI (Ist (Kejari Bangka Barat))

Helena Octavianne selaku Kepala Kejaksaan Negeri Bangka Barat berharap dengan adanya pedoman no.8 tahun 2021 tentang tata kelola sistem satu data di lingkungan Kejaksaan RI, akan dapat menumbuhkan kepercayaan masyarakat Bangka Barat terhadap Kejaksaan.

"Terutama dalam permintaan informasi, sehingga dapat  memberikan informasi kepada publik menjadi cepat, detail, akurat, actual dan komprehensif," ujarnya kepada bangkapos.com. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved