Breaking News:

Wujudkan Misi 100 Hari Kerja, Bupati & Wabup Bupati Letakan Batu Pertama Tambak Udang Rakyat

Bupati dan Wakil Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman bersama Herry Erfian lakukan peletakan batu pertama pembangunan tambak udang skala rakyat

Penulis: Sela Agustika | Editor: M Ismunadi

BANGKAPOS.COM,BANGKA -- Bupati dan Wakil Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman bersama Herry Erfian lakukan peletakan batu pertama pembangunan tambak udang skala rakyat di Desa Kurau Barat, Koba, Bangka Tengah, Jumat (28/5/2021).

Pembangunan tambak udang rakyat ini merupakan wujud yang dilakukukan dalam program 100 hari kerja yang dicanangkan oleh Bupati dan Wakil Bupati.

"Program tambak rakyat ini juga menjadi salah satu misi kami, bagaimana mengajak rakyat mulai memperlajari dan menekuni tambak rakyat ini, khususnya untuk udang paname," Kata Algafry usai meletakkan batu pertama, Jumat (28/5/2021).

Bupati dan Wakil Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman bersama Herry Erfian saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan tambak udang skala rakyat di Desa Kurau Barat, Koba, Bangka Tengah, Jumat (28/5/2021).
Bupati dan Wakil Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman bersama Herry Erfian saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan tambak udang skala rakyat di Desa Kurau Barat, Koba, Bangka Tengah, Jumat (28/5/2021). (Bangkapos.com/Sela Agustika)

Ia menuturkan, pembangunan perdana tambak udang skala rakyat ini merupakan kolam percontohan bagi masyarakat yang ingin belajar untuk melakukan budidaya udang paname.

"Jadi tambak yang dibangun ini khusus untuk semua masyatakat yang ingin belajar, siapa pun boleh ikut dan ini juga dibimbing langsung oleh Dinas Perikanan dan tenaga budidaya udang paname. Jadi mereka yang ingin belajar bisa belatih sehingga terbiasa untuk membudidayakan udang paname ini," ungkapnya.

Ia menuturkan pembangunan tambak rakyat ini juga menjadi upaya yang dilakukan pihaknya dalam meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan rakyat.

"Adanya tambak Udang Panema ini tentu peran serta masyarakat yang kita harapkan, kalau memang berminat untuk melakukan budidaha kita akan bantu dan berrsama-sama mencari jalurnya," tutur Algafry.

Ia menuturkan kalaupun ada perizinan baru untuk pembangunan tambak udang paname di Bangka Tengah, maka ia pun akan melibatkan peran serta masyarakat daerah untuk ikut terlibat.

"Jadi jika pun ada izin kembali pembangunan tambak ini, kita minta ada mutualisme yang di dapat masyarakat, tidak semerta merta hanya tenaga kerja tetapi masyatakat juga diajak bergabung yang sifatnya plasma,"ujarnya. (Bangkapos.com/Sela Agustika) 

--

Sumber: bangkapos.com
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved