Breaking News:

WIKI BANGKA

Belasan Mobil Antik, Rood to Tongaci, Hongky : Dari Rumah Tua Pakai Mobil Tua, ke Garasi Tua

Mobil Chevrolet Dooge, terlihat gagah, dengan warna biru terang kombinasi warna putih di bagian depan, mobil jenis truk keluaran tahun 1956.

Penulis: Yuranda | Editor: nurhayati
Belasan Mobil Antik, Rood to Tongaci, Hongky : Dari Rumah Tua Pakai Mobil Tua, ke Garasi Tua - 20210530-mobil-antik.jpg
Bangkapos.com/Yuranda
Belasan mobil antik terparkir rapih di Halaman Restoran Latrase Kota Pangkalpinang, Minggu (30/5/2021)
Belasan Mobil Antik, Rood to Tongaci, Hongky : Dari Rumah Tua Pakai Mobil Tua, ke Garasi Tua - 20210530-mobil-antik3.jpg
Bangkapos.com/Yuranda
Mobil Chevrolet C10 tahun 1956 warna putih
Belasan Mobil Antik, Rood to Tongaci, Hongky : Dari Rumah Tua Pakai Mobil Tua, ke Garasi Tua - 20210530-mobil-antik4.jpg
Bangkapos.com/Yuranda
Mobil Mini Cooper tahun 1967, warna merah

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Mobil Chevrolet Dooge, terlihat gagah, dengan warna biru terang kombinasi warna putih di bagian depan, mobil jenis truk keluaran tahun 1956 ini, masih kuat mengaspal di Jalan Raya di Pangkalpinang.

Mobil tua berumur kurang lebih 65 tahun ini, terparkir rapi bersama Ford keluaran tahun 1952, Mini cooper tahun 1967, Pownis jenis bus pengangkut penumpang keluaran tahun 1970, dan mobil antik lainnya, di Halaman Latrase, Pangkalpinang, Minggu (30/5/2021) pagi

Sebanyak 15 unit mobil antik ini, akan menghadiri pertunjukan mobil antik di Galeri Mobil Tua (Garasi) Tongaci, Sungailiat, Kabupaten Bangka, pada Senin (31/5/2021) besok.

Hongky Listiadi, pemilik Restoran Latrase, sekaligus pencinta mobil antik di Kota Pangkalpinang mengatakan mobil ini sengaja dikumpulkan untuk menghadiri acara pameran mobil antik di Tongaci, Sungailiat, Senin (31/5/2021) besok.

"Supaya acaranya semakin seru, maka kita bikin Rood to Tongaci Garage atau saya bilang dari rumah tua pakai mobil tua ke garasi mobil tua, " kata Hongky, di Latrase, di Kota Pangkalpinang, Minggu (30/5/2021)

Katanya, yang berangkat ke Galeri Mobil Tua (Garasi) Tongaci, Sungailiat, Kabupaten Bangka, sebanyak 15 unit mobil antik atau tua. Nanti mobil tersebut dikelompokkan di sana (Tongaci) dan di sana digabung bersama dengan 50 mobil tua.

"Untuk komunitas pecinta mobil tua di wilayah Bangka Belitung ini, total yang sudah layak jalan sebanyak 150 unit mobil antik semuanya sudah rapih," ucapnya.

Mobil Pownis, Jenis bus angkutan umum pada tahun 1970
Mobil Pownis, Jenis bus angkutan umum pada tahun 1970 (Bangkapos.com/Yuranda)

Memiliki Sejarah

Menurut Hongky Listiadi, mobil-mobil tersebut memiliki sejarahnya tersendiri, sepeti Chevrolet C10 warna putih, dulunya mobil ini dimilik PT Timah untuk pekerjaan tambang, sebanyak ratusan unit yang didatangkan oleh PT Timah pada waktu itu.

"Sama hanya dengan Mobil Chevrolet Dooge warna biru, mobil itu dipakai oleh Pejabat Timah pada zaman Belanda pada waktu itu, keberadaan kendaraan tua ini juga menceritakan keberadaan Pulau Bangka itu juga," jelasnya

Pulau Bangka, lanjutnya memiliki cerita yang panjang, untuk mengetahui ceritanya bisa menggali hal tersebut dengan keberada kendaraan ini, rumah peninggalan dan saujananya.

"Ada juga dari peninggalan kain, dan pantun. Jadi semua itu menjadi satu rangkaian cerita, dan tidak bisia dibohongi bahwa realitanya Pulau Bangka begini, termasuk mobil antiknya, kenapa banyak mobil ini di sini karena pejabat timah termasuk pak camat dulunya pakai mobil ini," ungkapnya.

Mobil Chevrolet Dooge,1956 warna biru
Mobil Chevrolet Dooge,1956 warna biru (Bangkapos.com/Yuranda)

Miliki 22 Unit Mobil Antik

Yani Sumitro pria paruh baya keturunan Tionghoa ini memiliki 22 mobil antik yang terparkir di perkarangan rumahnya, Ford tahun 1952, Dooge tahun 1956, mini Cooper 1967, Pownis mobil angkutan penumpang pada zaman 1970 an, dan masih banyak mobil antik lainnya.

Pria (70) yang ditinggal di Pangkalpinang ini, mengatakan mobil yang dimiliki olehnya memiliki cerita tersendiri, satu diantaranya mobil Pownis, mobil yang dulunya sebagai mobil angkutan umum, masih tersisa tiga unit.

"Mobil itu dulunya dipakai mengangkat penumpang rute Pangkalpinang- Sungailiat pada tahun 1970 hingga 2000, saat ini masih tiga unit di Pangkalpinang, dua milik PT Timah dan satu punya saya," katanya Yani, di Lateras Pangkalpinang.

Mobil keluaran 1970, ini masih kuat untuk mengaspal di Jalan raya, meskipun mobil ini sudah banyak yang diperbaiki di bagian mesin dan bodynya karena termakan usia.
(Bangkapos.com/Yuranda)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved