Breaking News:

Horizzon

Pentingnya Asal-usul Bijih Timah

Masa depan Bangka Belitung, utamanya terkait konservasi lingkungan satu di antaranya tergantung pada isu asal-usul bijih timah

Penulis: ibnu Taufik juwariyanto | Editor: suhendri
Pentingnya Asal-usul Bijih Timah
Bangka Pos
IBNU TAUFIK Jr / Pemred BANGKA POS GROUP

PENANGKAPAN terhadap dua truk pengangkut sembilan ton pasir timah yang dilakukan oleh Direktorat Samapta Polda Babel pekan lalu sebenarnya menjadi awal yang baik bagi masa depan pertimahan Bangka Belitung.

Apalagi, setelah dua truk ditangkap, Direktorat Samapta Polda Babel kembali mengamankan satu truk lagi dengan muatan serupa, meski akhirnya semuanya dilepaskan dengan dalil dokumen dari ketiganya lengkap.

Meski secara hukum kasus tersebut sudah berakhir saat semuanya dilepaskan, namun cerita penangkapan dan pelepasan itu tetap saja menarik untuk diulas. Apalagi, baik yang menangkap dan melepaskan adalah sama-sama polisi.

Betul, Direktorat Samapta bukanlah unit yang memiliki kapasitas atau kewenangan untuk melakukan penyidikan terkait sebuah kasus. Namun, ketika mereka menangkap truk pengangkut pasir timah yang merupakan komoditas strategis di Bangka Belitung, mereka tentu memiliki pertimbangan dan pemahaman yang utuh.

Inilah yang menjadi aneh ketika dua dan satu truk pengangkut pasir timah ini akhirnya dilepaskan oleh Polresta Pangkalpinang. Jika hanya karena alasan dokumennya lengkap, bukankah ini dokumen ini bisa ditunjukkan saat proses penangkapan.

Kasus tangkap-lepas yang dilakukan pada truk pengangkut timah di saat harga timah di pasar gelap sedang bergairah ini mau tak mau memang menimbulkan banyak pertanyaan. Publik tentu tidak puas hanya dengan dalil dokumen lengkap.

Publik ingin mendapat penjelasan yang utuh apakah dokumen yang menjadi dalil pelepasan tersebut bisa menjelaskan asal-usul dari timah yang sempat diamankan.

Merunut dan menjelaskan asal-usul akan menjawab semua tanya apakah tindakan penangkapan sekaligus pelepasan yang dilakukan di pagi buta itu adalah langkah yang tepat.

Kita harus paham bahwa isu terkait asal-usul pasir timah ini menjadi sesuatu yang krusial saat ini. Masa depan Bangka Belitung, utamanya terkait konservasi lingkungan satu di antaranya tergantung pada isu asal-usul bijih timah.

Saat ini harga timah di pasar gelap yang patut diduga dari proses illegal mining menyentuh angka Rp300 ribu per kilogram. Di satu sisi, harga yang bergairah tersebut akan mendongkrak tumbuhnya perekonomian di Bangka Belitung.

Halaman
12
Sumber: bangkapos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved