Breaking News:

Kuota PPDB SMP N 2 Pangkalpinang Masih Tunggu Dinas Pendidikan

SMPN 2 Pangkalpinang masih menunggu kuota PPDB dari Dinas Pendidikan untuk tahun ajaran 2021/2022.

Penulis: Magang1 | Editor: M Ismunadi
Bangkapos.com/Cepi Marlianto
SMPN 2 Pangkalpinang. 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Kepala SMP Negeri 2 Pangkalpinang, Marlina mengatakan, terkait kuota penerimaan peserta didik baru (PPDB) pihaknya masih menunggu instruksi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang, Kepulauan Bangka Belitung.

"Terkait kuota maksimal kita masih menunggu instruksi dari Dinas Pendidikan," kata dia kepada Bangka Pos, Senin (31/5/2021).

Marlina menuturkan, saat ini sekolahnya hanya mampu menampung calon peserta didik baru sebanyak 8 rombongan belajar (Rombel).

"Sesuai dengan kondisi, kita hanya punya 8 rombel yang akan kita terima nanti karena yang keluar juga 8 rombel. Untuk tahun kemarin ada 10 rombel satu rombel terdiri dari 36 sampai 37 orang. Jadi sekitar 360an calon peserta didik baru," terangnya.

Kepala SMP N 2 Pangkalpinang, Marlina.
Kepala SMP N 2 Pangkalpinang, Marlina. (Bangkapos.com/Cepi Marlianto)

Lebih lanjut, mengenai proses PPDB pihaknya juga tetap mengacu kepada surat edaran dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pangkalpinang, 

Dimana pendaftaran akan dibuka selama empat hari, dimulai pada tanggal 15 hingga 19 Juli 2021 dengan sistem online di laman http://ppdb.pangkalpinangkota.go.id.

"Tahun ini sama seperti edaran yang sudah kita terima dari Dinas Pendidikan, yaitu online. Tahun kemarin juga online, tetapi karena ada masalah pada jaringan jadi ada offline juga," sebut Marlina.

Sementara itu, untuk jalur pendaftaran sendiri terdiri dari empat jalur yakni Zonasi, Prestasi, Afirmasi dan Mutasi.

Untuk zonasi atau berdasarkan wilayah calon peserta didik yang berada di Kecamatan Taman Sari dan Gerunggang akan lebih diprioritaskan.

Afirmasi, jalur ini khusus bagi anak yang berada dari keluarga kurang mampu secara ekonomi yang dibuktikan dengan Kartu Indonesia Pintar (KIP).

Sedangkan jalur Prestasi yakni seleksi prestasi yang pernah diraih calon perserta didik. Dibuktikan dengan hasil rapor, peringkat serta piagam akademik maupun non akademik yang pernah dicapai sebelumnya.

"Mutasi juga ada, tetapi presentasenya kecil hanya 5 persen," pungkasnya. (Bangkapos.com/Cepi Marlianto)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved