Breaking News:

Berita Pangkalpinang

Piala Eropa Segera Dimulai, Ketua DPRD Babel Sarankan Hindari Nobar dan Atur Waktu Jaga Kesehatan

Ketua DPRD Babel Bangka Belitung, Herman Suhadi menyarankan agar masyarakat tak berkerumunan saat menyaksikannya

Penulis: Cici Nasya Nita | Editor: khamelia
Bangkapos.com/Cici Nasya Nita
Ketua DPRD Bangka Belitung, Herman Suhadi 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Piala Eropa akan dimulai pada 11 Juni sampai dengan 11 Juli 2021 mendatang.

Ketua DPRD Babel Bangka Belitung, Herman Suhadi menyarankan agar masyarakat tak berkerumunan saat menyaksikannya, atau biasa dikenal dengan istilah nobar (nonton bersama).

Hal ini menimbang masih kondisi pandemi Covid-19, dan sesuai dengan Perda Nomor 10 Tahun 2020 terkait Adaptasi Kebiasaan Baru dalam Pencegahan dan Pengendalian Virus Covid-19.

"Tentunya kita sudah memiliki sebuah perda, tentang adaptasi kebiasaan baru. Ketika hal-hal yang termasuk dalam perda diiikuti, itulah saran dari kami. Tentang prokes, dan ada juga pergub serta himbauan, tentunya masalah Covid-19 ini kita terus mengikuti perkembangan suatu daerah," ujar Herman saat dikonfirmasi bangkapos.com, Senin (31/5/2021).

Lebih lanjut, Politikus Fraksi PDI ini menyebutkan saran ini bukan bermaksud mengekang masyarakat tetapi niat untuk mengatur, mengimbau dan menyarankan agar penyebaran Covid-19 tidak tinggi.

"Iya, (menghindari nobar di kafe-red) karena disarankan tidak boleh berkerumun kemudian di jam-jam tertentu tidak boleh terlalu malam. Biarpun gak nobar, nonton lah di rumah masing-masing, sudah banyak aplikasi saat ini, bisa menggunakan laptop atau hp," kata Herman.

Dia menambahkan untuk para pegawai pemerintahan juga agar bisa mengatur waktu dengan baik saat menyaksikan Piala Eropa, pasalnya pertandingan kerap dilaksanakan pada jam tidur malam.

"Atur waktu dengan baik, istirhata drngan cukup, karena kita butuh kesehatan, kita butuh waktu untuk kerja jadi diatur sebaik mungkin," kata Herman.

Tak dipungkiri, pria yang menjagoi tim negara Jerman ini mengaku senang juga menyaksikan pertandingan sepak bola tersebut.

"Alasannya Jerman, karena Jerman ini saya nilai tidak terlalu gesit saat menyerang, tetapi bertahan. Bahasa Bangka kita, tim Jerman ini beguyur (perlahan-red) tetapi tangguh," kata Herman.

Bangkapos.com/Cici Nasya Nita 
 

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved