Breaking News:

Berita Pangkalpinang

PSK Teluk Bayur dan Parit Enam Nekat Pindah ke Kosan, Molen: Berani Kucing-kucingan, Tunggu Saja!

Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) mengaku kesal kerap kali kucing-kucingan saat penertiban lokalisasi Teluk Bayur dan Parit Enam

Penulis: Andini Dwi Hasanah | Editor: khamelia
bangkapos.com
Lokalisasi Telukbayur di Malam Hari 

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil (Molen) mengaku kesal kerap kali kucing-kucingan saat penertiban lokalisasi Teluk Bayur dan Parit Enam yang kerap kali bocor.

Sebelumnya kata Molen ia tetap komitmen akan tetap menertibakan penyakit masyarakat (pekat) dikedua lokalisasi tersebut.

"Kalau penertiban selalu bocor, saya tidak tau siapa yang bocorkan, sekarang di Teluk Bayur dan Parit Enam itu sistemnya online," kata Molen kepada Bangkapos.com, Senin (31/5/2021).

Menurutnya, kini penghuni lokalisasi tersebut tidak lagi berada di tempat, namun sudah pindah ke kos-kosan dengan sistem booking.

"Rupanya para cewek-ceweknya itu tidak ada lagi di situ, mereka pesan online mereka ngekos. Yang berat sayanya itu kucing-kucingan mereka," tuturnya.

Kata Molen, sudah berapa kali diupayakan penertiban selalu bocor, Pekerja Seks Komersial (PSK) di kedua lokasi tersebut selalu menghilang.

"Saya akui kucing-kucingan ini terjadi pasti ada yang ngebocorin setiap kali penertiban tapi saya belum dapat orangnya siapa. Tapi sudah kita tegaskan akan tetap menutup lokalisasi itu tidak ada alasan, kita tetap komitmen meskipun sekarang sering bocor, kucing-kucingan dengan mereka (psk-red) tapi tinggal tunggu saja tanggal mainnya. Dan mereka itu orang luar semuanya hanya ada dua orang Bangka kita," jelasnya.

Molen menyebutkan, pemkot sudah menyiapkan anggaran untuk melakukan pemulangan para PSK dikedua lokalisasi tersebut.

"Sekarang anggarannya sudah siap, tapi kondisinya berapa kali ditertibkan bocor jadi apa yang ingin ditertibkan merekanya menghilang dari situ. Mereka juga pasti capek kok kucing-kucingan seperti ini, karena kita akan terus berupaya tetap menutup itu," jelasnya.

(Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved